Loading...

Kemenangan Jadi Lagu Wajib

JEPARA - Persijap dan Persebaya sama-sama optimistis bakal meraih poin, pada pertandingan Djarum ISL 2009/2010 di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Ujungbatu, Jepara, Rabu (30/12), sore ini.

Tim tamu yang datang dengan kekuatan tak utuh karena beberapa pilarnya absen, tetap berani menggertak tuan rumah. ’’Kami datang ke Jepara untuk meraih poin,’’ tegas pelatih Persebaya Danurwindo, saat memimpin timnya latihan resmi di SGBK, Selasa.

Pelatih Persijap Junaidi, juga tak mau kalah. ’’Kemenangan menjadi lagu wajib,’’ katanya saat memimpin latihan ringan di halaman kompleks Kantor Bupati Jepara, selasa sore.

Pelatih yang akrab dipanggil Bang Jun itu menegaskan, walau bakal tampil tanpa striker andalan Pablo Frances dan kemungkinan absennya kapten tim Evaldo da Silva, tidak menjadi alasan untuk mengendorkan tekad memburu poin penuh di kandang. ’’Selama ini, kami sudah terbiasa mengandalkan permainan tim dan kolektivitas,’’ tuturnya.

Untuk tim penggedor, dia sudah menyiapkan produk asli Persijap, pasangan Noor Hadi dan Johan Juansyah. Noor Hadi, yang biasa disapa Emen, pencetak hattrick pertama kompetisi musim ini — saat Persijap menang 3-0 atas Persitara. Johan Juansyah yang mulai bersinar pada akhir kompetisi 2008/2009, baru saja pulang dari ajang Sea Games Laos.

Mereka akan beradu tajam dengan duet Persebaya Andik dan Andi Odang. Dan tentu saja, mendapatkan tugas khusus untuk menjebol gawang Persebaya yang dikawal kiper tangguh Endra Prasetya.

Asisten Pelatih persijap Anjar Jambore Widodo menambahkan, kemenangan di kandang 3-1 saat menjamu Persema, 16 Desember lalu, dapat terulang. ’’Berapa pun skornya, yang penting bisa menang,’’ tegas pelatih Persijap U-21—yang malam ini akan menjamu Persela Lamongan.

Apalagi, sebelumnya, sudah kehilangan empat poin di kandang. Ditahan 1-1 Persisam Samarinda, dan kalah 0-1 dari Arema Malang.

Incar Poin

Walau bakal tampil dengan kekuatan tidak utuh, Tim ’’Bajul Ijo’’ Persebaya tetap yakin dapat mengambil poin. ’’Memang banyak pemain kami yang tak bisa ikut ke Jepara, karena cedera dan masuk Timnas, namun sudah kami siapkan penggantinya,’’ ujar pelatih Persebaya Danurwindo.

Pilar yang absen kaerna cedera, Ngon A Djam, Anang Ma’ruf, Sofi Hernawan, dan Erfan Hidayatullah. Sedang Djayusman Triadi yang baru pulang dari SEA Games Laos, bergabung tim nasional senior. Striker asal Papua, Korinus Finkrew, terpaksa dibawa ke Jepara, walau kondisinya pun belum pulih dari cedera.

Ditanya tentang kekuatan lawan, Danuwindo memandang tim asuhan Junaidi tetaplah tim yang tanggguh. ’’Saat bermain di kandang fighting spirit Persijap lebih hebat. Kami harus waspada. Absennya striker Pablo Frances tidak akan mengurangi kekuatan Persijap,’’ ujarnya.

Pelatih yang pernah menangani Tim Primavera dan Baretti di Italia, pertengahan 1990-an lalu itu, justru mewaspadi kegesitan penyerang lokal Jepara. (kar-28)
Super Liga 6428758912307852874

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive