Loading...

Seri Pertama di Kandang


JEPARA -Persijap gagal mempersembahkan kemenangan. Mereka ditahan imbang 2-2 PSMS Medan dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, semalam. Hasil seri itu merupakan yang pertama dari 11 laga kandang ”Laskar Kalinyamat” musim ini.

Kerja sama antarlini tuan rumah yang tidak solid pada babak pertama, harus dibayar mahal. Gawang Danang Wihatmoko bobol dua kali lebih dulu.
Aun Carbini membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-30, melalui sundulan meneruskan tendangan sudut. Sebelas menit kemudian Juan Daniel Salabery mencetak gol kedua pasukan ”Ayam Kinantan”, memanfaatkan kemelut di depan gawang Danang.

Pelatih PSMS Liestiadi terus memompa semangat anak-anak asuhannya di pinggir lapangan. Di kubu tuan rumah, sepanjang babak pertama Pelatih Junaidi lebih banyak duduk di bangkunya. Dua gol yang membobol gawang timnya lewat proses bola-bola mati membuat dia terekan.

Saat jeda, Junaidi dengan nada tinggi meminta para pemainnya tidak kehilangan semangat. ”Kita belum kalah. Ayo bangkit, masih ada 45 menit lagi,” katanya di ruang ganti. ”Jangan kecil hati, kalian harus bisa bertanding seperti biasanya,” lanjutnya.

Tambah Striker
Tim keluar dari kamar ganti, sekalipun masa istirahat masih tiga menit. Junaidi menyusul dengan baju basah oleh keringat. Pelatih berusia 44 tahun itu menginstruksikan tim bisa lebih menyerang. Dia mengubah strategi di lini depan dengan menambah satu striker untuk menopang duet Pablo Frances dengan Arnaldo Villalba yang selalu gagal memanfaatkan peluang. Ilham Hasan masuk, menggantikan Isdiantono.

Dukungan Barisan Suporter Persijap Sejati dan Jepara Tifosi Mania tak luruh mesti tim tertinggal. Pada babak kedua, Junaidi sama sekali meninggalkan tempat duduknya dan terus berteriak di pinggir lapangan. Aksinya itu sama dengan yang dilakukan Liestiadi. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Persijap memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol dicetak Enjang Rohiman meneruskan tendangan bebas Amarildo Souza yang gagal diantisipasi kiper Markus Harison. Evaldo cs terlecut semangatnya, dan Ilham Hasan yang menjadi ”kartu as” Junaidi menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dalam kemelut menit ke-73, bola mendekati kakinya yang langsung disambar hingga gol.

Dua menit setelah itu, Ilham tercatat tiga kali mendapatkan peluang, namun tak ada yang berbuah gol. Liestiadi yang ingin timnya menang, tetap bermain terbuka. Namun kedudukan tak berubah. ”Target menang kami meleset. Kami tidak menyangka dua gol keunggulan itu terbalas,” ujarnya. (H15,kar,J4-22)
Supporter 3574066061372941715

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email