Loading...

Noorhadi dan Ilham Cedera

Evaldo Phay Nostalgia

JEPARA-Mendekati babak 24 besar Copa Dji Sam Soe dan laga putaran kedua Djarum Indonesia Super League (ISL), dua striker Persijap cedera.

Mereka adalah Noorhadi dan Ilham Hasan. Leg pertama babak 24 besar copa melawan Persikab Kabupaten Bandung dipastikan digelar 16 Januari.

Sedangkan laga pertama ISL digelar delapan hari kemudian dengan menjamu Persitara Jakarta Utara. Noorhadi yang kemarin tampil sebagai starter dalam uji coba menghadapi Diklat Salatiga di Stadion Gelora Bumi Kartini harus dipapah keluar lapangan menit ke-17, setelah dia terjatuh saat berhadapan dengan kiper Prakoso Adi.

Aksi individunya dihentikan Prakoso, hingga ia jatuh dalam posisi yang membahayakan lutut kanannya. Noorhadi mengerang keras saat insiden terjadi. Dokter tim Nurkukuh belum bisa memastikan kondisi persis lutut pemain asal Mayong itu.

’’Tampaknya Noorhadi harus istirahat total dalam waktu tertentu,’’ ujar Nurkukuh yang langsung membawa pemain itu ke mes untuk menjalani perawatan awal.
Sehari sebelumnya, Ilham Hasan juga mengalami cedera hampir serupa. Karena itu, dalam uji coba dia tak berada di lapangan.

Laga melawan Persikab dipastikan tak bisa diperkuat Arnaldo Viillalba karena pembatasan kuota tiga ekspatriat. Praktis pada babak 24 besar itu, lini depan ’’Laskar Kalinyamat’’ hanya bisa bergantung pada Pablo Frances dan pemain belia, Johan Joansyah.

Pada jeda musim ini, salah satu strikernya, Charli, dicoret karena pertimbangan overload personel lini depan. Sebagai gantinya, Phaitoon Thiabma didatangkan untuk untuk menghuni lini belakang.
Menang 3-0

Dalam uji coba, tuan rumah menang 3-0. Namun, satu gol di antaranya merupakan ’’hadiah’’ dari pemain lawan, Angga Dian, yang tak cermat menghalau umpan tarik M Irfan menit ke-48.

Gol lainya dicepat Pablo Frances menit 28 dan sundulan Evaldo menit 81. Dari prosesnya, gol terakhir itu seakan menjadi nostalgia Evaldo dengan Phaitoon. Evaldo menyambut umpan tendangan sudut dari kaki Phaitoon dengan melompat di tiang dekat.

Laga yang berlangsung keras, membuat Pelatih Junaidi menurunkan semua pemain mudanya di babak kedua. Di skuad inti tinggal Donny Siregar yang tersisa.

Straregi tim tak berjalan normal. Phaitoon dibiarkan liar. Tanpa posisi pasti, pemain asal Thailand itu beroperasi di sayap kanan dan tengah. Menghadapi para pelajar sekolah menengah atas, permainan Persijap tak efektif karena buruknya penyelesaian akhir.

Tercatat sembilan peluang emas dari Norhadi, Johan, Nurul Huda, Junaidi Tagor, dan Donny Siregar tak berbuah gol. Sebagian berhasil digagalkan kiper, dan sebagian membentur tiang serta mistar gawang.

’’Kami berhadapan dengan situasi yang tidak menguntungkan dengan cederanya beberapa pemain. Kami harus bekerja lebih keras untuk mengatasi krisis lini depan,’’ kata Pelatih Junaidi. (H15,kar-22)
Piala Indonesia 5392579872228423649

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive