Loading...

Bang Jun Terlalu Cepat Pergi

Dua musim bersama Skuad Merah-Merah, Bang Jun mampu menghadirkan kecintaan suporter atas timnya.

Kepergian Junaidi dipanggil Maha Kuasa, menyiratkan kesedihan berbagai kalangan. Dari suporter, sesama pelatih, bahkan pemain. Ucapan duka cita dan belasungkawa mengalir deras di akun jejaring sosial, baik suporter Persijap Jepara, Persiba Balikpapan, maupun Persis Solo. Bagi Banaspati dan Jerman, Bang Jun adalah pahlawan. Walau tak memberikan gelar, setidaknya karakter tim dimiliki Evaldo cs kala itu.

Dua musim bersama Skuad Merah-Merah, Bang Jun mampu menghadirkan kecintaan suporter atas timnya. Stadion Gelora Bumi Kartini selalu penuh saat Tim Kota Ukir bermain kandang. Melalui kolektivitas, gengsi Persijap terangkat. Tanpa pemain bintang, di bawah polesan tangan dinginnya, menjelma menjadi kekuatan yang dahsyat.

Deretan nama pemain lokal seperti Donny Fernando Siregar, Eki Nurhakim, Johan Juansyah, AM Bahtiar, Isdiantono, pun ikut terangkat. Musim perdana menangani tim, nama-nama pemain itu diburu klub kaya.

Salah satu pemain yang sangat dekat dengan almarhum adalah Donny Siregar. Bersama BJ, pemain yang identik dengan kostum 27 itu mendapatkan kesempatan mengikuti seleksi timnas. Kala itu, dia sudah berkostum Persiba.

"Tanpa Bang Jun, tidak mungkin aku dilirik timnas,"ujarnya mengenang saat dihubungi GOAL.com Indonesia.

Di mata pemain asal Balige ini, sosok pelatih yang bertanggung jawab terhadap pemain dan seluruh tim.
Semasa hidup, Bang Jun selalu menekankan kebersamaan dan kedisiplinan kepada pemain.

"Jujur saja, aku merasa kehilangan. Dia telah berjasa mengangkat performa tim, termasuk permainanku. Sebelum meninggal, dia juga berharap kita satu tim lagi, entah dengan tim mana,"ujar Donny.

Junaidi tidak sekadar pelatih, yang dihormati di dalam lapangan. Di luar lapangan bisa menjadi teman, sahabat, bahkan orangtua.

"Bang Jun terlalu cepat pergi. Dia salah satu sosok pelatih muda potensial yang bisa membentuk karakter serta mahir memotivasi pemain. Aku sangat kehilangan dia,"tegas mantan kapten PSIS Semarang ini.

Berita duka meninggalnya Junaidi juga mengagetkan Evaldo Silva dan Pablo Frances. Evaldo yang kini kembali ke Brasil mengucapkan duka citanya. Pun Pablo yang saat ini merumput di Chile. "Aku kenal Bang Jun saat di Persijap. Dia pelatih bagus," kata Pablo singkat.

Nama Pablo sempat disebutkan Bang Jun saat Persis Solo krisis pemain depan. Saat dihubungi pada putaran kedua, Pablo sudah bergabung dengan klub di Chile. Akhirnya, Bang Jun memilih mantan anak asuhnya, Arnaldo Villalba mengisi pos striker di Laskar Sambernyawa. (gk-18) (goal.com)
Persijap 567713078237729583

Posting Komentar

  1. Bagi warga jepara,bang jun adalah pahlawan tanpa tanda jasa...smga arwahnya ditrima allah swt,utk keluarganya yg ditinggalkan smg diberi kekuatan dan ketabahan...utk warga jepara,pantas jika di depan stadion di bikin patung bang jun.sbg icon sepak bola dijepara sesuai sejarah kepelatihannya...

    BalasHapus
  2. Bagi warga jepara,bang jun adalah pahlawan tanpa tanda jasa...smga arwahnya ditrima allah swt,utk keluarganya yg ditinggalkan smg diberi kekuatan dan ketabahan...utk warga jepara,pantas jika di depan stadion di bikin patung bang jun.sbg icon sepak bola dijepara sesuai sejarah kepelatihannya...

    BalasHapus
  3. Bagi warga jepara,bang jun adalah pahlawan tanpa tanda jasa...smga arwahnya ditrima allah swt,utk keluarganya yg ditinggalkan smg diberi kekuatan dan ketabahan...utk warga jepara,pantas jika di depan stadion di bikin patung bang jun.sbg icon sepak bola dijepara sesuai sejarah kepelatihannya...

    BalasHapus
  4. Selamat Jalan Bang Jun...

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email