Loading...

Langkah Semakin Berat

Kerja keras Tim Persijap Jepara untuk keluar dari papan bawah klasemen sementara kompetisi Indonesia Premier League (IPL) semakin berat setelah menyerah 1-2 saat menjamu Persiraja Banda Aceh di Gelora Bumi Kartini, sore kemarin.

Di saat Tim Laskar membutuhkan kemenangan untuk mengoptimalkan dua laga kandang tersisa dengan misi mengincar papan tengah, Persiraja yang tampil sangat trengginas membuyarkan harapan tim dari Kota Ukir tersebut.

Persijap sebenarnya unggul lebih dulu melalui gol Julio Lopez menit ke 59, namun Arief Kurniawan dan Fahrizal Dillah membalikkan keadaan pada menit ke-80 dan 87. Persijap Jepara mengawali pertandingan dengan melakukan aksi duduk di tengah lapangan sekitar setengah menit saat kick off. Ekspresi itu, kata Pelatih Persijap Sartono Anwar juga dilakukan tim-tim lain yang bertanding kemarin, kendati Persiraja memilih tetap berdiri sambil bertepuk tangan. ''Itu sebagai ekspresi atas kondisi sepak bola nasional,'' kata Sartono tanpa merinci.

Ambisius

Setelah aksi itu pertandingan berjalan normal. Kedua tim saling serang. Namun hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tercipta. Pada babak kedua, tempo permainan kian cepat. Persijap yang ambisius untuk memenangi laga memecah kebuntuan dengan mencetak gol lewat tendangan melambung. Setelah menerima umpan terobosan I Made Wirahadi, Lopez yang terlepas dari kawalan melambungkan bola melewati kiper Persiraja Yudha Andhika.

Setelah tertinggal 0-1, Persiraja tampil lebih agresif. Namun dua peluang emas justru diraih Persijap. Pada menit 71, tendangan I Made di depan mulut gawang masih membentur kiper lawan. Tiga menit kemudian, umpan silang Bayu Andra disundul Lopez namun bola mengenai mistar dan langsung dihalau keluar lapangan oleh pemain Persiraja.

Ketika suasana suporter tim tuan rumah bersorak, sebuah gol balasan lahir dari Persiraja melalui Arief Kurnawan yang memanfaatkan celah lini belakang. Tembakan kerasnya tak bisa dibendung Danang Wihatmoko. Persijap lalu tersengat dan menaikkan serangan dengan masuknya Noorhadi yang mengantikan Panggah Madyantara. Namun menit ke-87 justru Fahrizal melalukan serangan balik dan merobek jala Danang.

''Dua gol itu sangat disayangkan, tetapi ini salah saya. Saya yang akan bertanggung jawab ke manajemen,'' tandas Sartono. ''Dalam sepak bola situasi apa pun bisa terjadi, tanpa kita duga,'' lanjutnya. (H15-70)
Skuad 6016630010289321693

Posting Komentar

  1. Kesalahan anda cuma 1 pak sar, kenapa anda memasang KIPER GOBLOK SEPANJANG MASA ?

    Bersiaplah menerima kekalahan selanjutnya jika KIPER GOBLOK SEPANJANG MASA tetap anda pasang.

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive