Loading...

Meretas Asa

BONTANG – Jalan terjal menantang skuad Persijap menjelang laga-laga akhir Indonesia Super League (ISL). Setelah gagal di ajang Piala Indonesia, Evaldo Silva dkk harus menelan kekalahan 0-5 saat bertandang ke kandang Persisam Samarinda pada laga lanjutan liga. Kini, musuh kedua telah menunggu kehadiran Persijap.

Bontang FC yang pada putaran pertama takluk 0-1 di Jepara siap melakukan pembalasan pada pertandingan yang digelar di Stadion Mulawarwan Bontang hari ini.

”Kami mengakui jika performa tim sedang menurun. Akan tetapi, bukan berarti tren tersebut bakal terus berlarut-larut. Kami harus segera bangkit untuk menyelesaikan pertandingan besok (hari ini) dengan hasil yang lebih baik,” tegas pemain sayap Isdianto.

Bagi kedua tim, pertandingan memiliki arti yang sangat besar. Persijap harus mampu mencuri poin agar posisi di papan klasemen tidak merosot. Sebab, jika kekalahan di Samarinda kembali terulang di laga ini, bisa dipastikan Bontang bakal menggeser posisi Persijap. Mengingat Persijap yang berada posisi 14 dengan mengantongi nilai 37 hanya terpaut dua angka dari Bontang FC dengan 35 poin di peringkat 16. Praktis, kekalahan akan mengantar Persijap menuju jurang degradasi.

Pelatih Junaedi menyadari betul kondisi timnya saat ini. Dia hanya meminta kepada pasukannya untuk sebisa mungkin melepaskan beban yang ada.

”Harus kami akui, pada saat bertanding di Samarinda, beban kegagalan di ajang Piala Indonesia masih sangat terasa. Ini membuat kemampuan pemain di lapangan tidak bisa keluar secara maksimal,” ujar Junaedi.

Selain beban mental, faktor kelelahan juga masih menjadi kendala tersendiri. Setelah menyelesaikan tiga laga di Piala Indonesia, skuad Persijap langsung terbang ke Kalimantan. Ini juga menjadi perhatian khusus baginya.

”Saat mencoba lapangan tadi (kemarin) sudah terlihat spirit bertanding dari para pemain. Kondisi ini kami harapkan tetap terjaga sampai pertandingan berlangsung,” tambah Bang Djun –sapaan Junaedi.

Disinggung tentang lawan yang akan dihadapi, Bang Djun melihat bahwa saat ini Bontang FC sedang dalam motivasi tinggi untuk keluar dari zona degradasi. Keberhasilan tim asuhan Fachry Husaini ini lolos ke babak kedua Piala Indonesia dan kemenangan 4-1 atas Persela bakal menjadi senjata ampuh untuk mendongkrak semangat pemain.

Kendala lain yang dihadapi Persijap adalah materi yang tidak komplet. Sampai kemarin, dua pilar utama yakni kiper Danang Wihatmoko dan Ferly La’ala belum bergabung dengan tim. Kalaupun ada tambahan tenaga adalah kehadiran Johan Juansyah yang barus saja selesai menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

”Kehadiran Johan akan kami maksimalkan untuk memperkuat lini tengah. Selain itu, Johan juga harus mampu bertindak menjadi pertahanan pertama saat lawan melakukan serangan balik,” terangnya.

Melihat materi pemain yang dimiliki Bontang FC, Junaedi akan lebih memilih memperkuat pertahanan dengan menggunakan skema 3-5-2. Benteng pertahanan di belakang yang diisi Evaldo Silva, Ahmad Mahrus Bahtiar, dan Catur Rintang bertugas mematikan pergerakan pemain-pemain tuan rumah seperti Kenji Adachihara dan Aldo Baretto.


LIMA LAGA TERAKHIR
28-10-2009 Super Liga Persijap v Bontang FC 1-0
16-05-2009 Super Liga Bontang FC v Persijap 2-1
05-08-2008 Super Liga Persijap v Bontang FC 1-0
04-12-2007 Divisi Utama PKT Bontang v Persijap 3-2
01-03-2007 Divisi Utama Persijap v PKT Bontang 0-0
(zwr)
Super Liga 4061978309761990687

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email