Loading...

Strategi Baru Junaidi di Bontang

JEPARA - Pelatih Persijap Junaidi mendapat tugas berat saat timnya dijamu Bontang FC dalam laga Djarum Indonesia Super League di Stadion Mulawarman Bontang, Rabu besok.

Ia dituntut bisa mengembalikan kepercayaan diri tim untuk mengobati kegagalan total melawan Persisam Samarinda di laga sebelumnya.

Junaidi pun menyatakan telah mengoreksi kesalahan mendasar timnya saat menyerah 0-5 dari Persisam dan kini menyiapkan strategi baru menghadapi Bontang FC. ”Kami menerapkan dua pola sekaligus saat menghadapi Persisam dan sama-sama gagal. Kami masih akan terus mengevaluasi diri,” kata Junaidi, kemarin.

Saat di Samarinda, pada babak pertama Junaidi mengakui ia menerapkan skema ekstrem buat timnya, yakni 4-4-2. Tetapi setelah kebobolan tiga gol karena tak bisa membendung serangan lawan, timnya mencoba bangkit menyerang dan menerapkan skema 3-5-2 sejak awal babak kedua. Namun tetap saja timnya kebobolan, dua gol. ”Ada penjagaan terhadap lawan yang kurang ketat, dan lawan kebetulan tampil bagus sehingga kami banyak kebobolan,” kata Junaidi.

Striker

Saat itu, kata dia, timnya sulit menjaga pergerakan striker Persisam Pipat Thongkanya yang mencetak dua gol ke gawang timnya. Terlepas dari itu timnya dinilai kurang bersemangat dan kerja tim kurang berjalan normal.
Saat menghadapi Persib Bandung dan menang 2-1 di Jepara timnya tampil penuh gairah dan kerja sama tim berjalan baik. Namun selepas pertandingan itu, lalu tiga kali bertanding di Piala Indonesia, spirit itu menurun dan berimbas pada penurunan performa tim hingga akhirnya kalah 0-5 dari Persisam.

Junaidi juga mencatat timnya belum bisa lepas dari ”keterkejutan” dengan terlau sering kebobolan di menit-menit awal laga. saat menghadapi Persisam misalnya, timnya sudah kebobolan pada menit pertama. Pada laga-laga sebelumnya, timnya juga kerap bobol sebelum pertandingan berjalan 10 menit. ”Seperti ada ketidaksiapan,” katanya.

Ketika kalah dari Persisam saat tertinggal 0-1, ia mengakui timnya mendominasi pada 30 menit kemudian. Namun lagi-lagi buruknya pertahanan membuat gawangnya kembali bobol dua kali di penghujung babak pertama.

Junaidi mengungkapkan khusus Bontang FC, ia menyebut sebagai tim yang sebenarnya kuat. Bontang FC kalah 0-1 dari Persijap pada putaran pertama lewat tendangan penalti Evaldo Silva.

Namun ketika itu, Bontang banyak mendikte permainan Laskar Kalinyamat. Tim asuhan Fachri Husaini itu juga masih berupaya keras menjauh dari papan bawah, sehingga akan menjadi lawan berat Persijap.
Sabtu lalu Persela tak berdaya di Stadion Mulawarman dengan menelan kekalahan 1-4. (H15-28)
Super Liga 367230659552646534

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive