Loading...

Akhirnya Berangkat ke Bone

JEPARA - Pengurus Harian Persijap meminta tim untuk tetap berangkat ke Stadion Lapatau, Bone, Sulsel untuk menjalani laga usiran tanpa penonton Djarum Indonesia Super League melawan tuan rumah PSM Makassar yang akan digelar, Minggu (10/1) lusa.

Walau sempat menolak untuk berangkat, pengurus harian meminta laga itu tetap dijalani, sama semangatnya dengan dua laga berikutnya melawan tuan rumah Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan (17/1), dan Persipura Jayapura di Stadion Andi Matalatta (20/1).

Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama manajemen Persijap dan pengurus harian di ruang Setda Kabupaten Jepara, kemarin.

’’Kami sebenarnya sangat keberatan dengan keputusan PT Liga Indonesia khusus pada laga di Bone. Tetapi kami akhirnya menjalankan apa yang disarankan pengurus,’’ kata Manajer Edy Sujatmiko kepada Suara Merdeka, usai pertemuan tersebut.

Sebelum pertemuan itu, manajemen menyampaikan surat keberatan ke PT LI, namun hingga kemarin keberatan itu tak direspons sesuai harapan Persijap. Rencananya, Evaldo dan kawan-kawan akan berangkat ke Bone, pagi ini melalui rute penerbangan Surabaya-Makassar lalu perjalanan darat ke Bone.

Dengan demikian Laskar Kalinyamat hanya memiliki waktu istirahat pada Sabtu, sebelum bertanding pada Minggu sore. Edy menyatakan akan membawa 18 pemain untuk menjalani tiga laga berat tersebut.
Ia tidak mematok target, namun tetap meminta timnya bersemangat bertanding. Tim Kota Ukir belum pernah menang melawan tuan rumah PSM, Persiwa, dan Persipura.

Tetapi tim pelatih menyatakan masih memburu peluang untuk bisa menambah poin untuk menjaga posisi tim. Asisten Pelatih Anjar Jambore Widodo menyatakan timnya siap mejalankan instruksi manajemen untuk berangkat hari ini ke Bone.

’’Kami sudah dikabari manajemen terkait hasil rapat. Jadi kami akan langsung fokus melawan PSM. Sebab sebelum ini, kami masih persiapan untuk laga di Wamena,’’ kata Anjar.

Tim pelatih lega karena tiga pilar pertahanan timnya, masing-masing Phaitoon Thiabma, Ahmad Mahrus Bahtiar dan Ferly La’ala sudah terbebas dari larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning. ’’Melawan PSM, kami bisa turun dengan kekuatan penuh,’’ ujarnya.

Tetapi, tim juga sudah mempertimbangkan untuk pemain-pemain yang bisa diandalkan untuk di Wamena.
Anjar menyatakan tim pelatih berencana merotasi pemai saat tampil di Wamena, tetapi rencana tersebut masih aka dipertajam selepas melawan PSM. (H15-28)
Super Liga 5021499997281919875

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email