Loading...

Kiat Persijap Jepara Tetap Bertahan di ISL



Hidup Hemat sampai Yasinan Bersama sebelum Bertanding

Tidak banyak tim di Jawa Tengah yang bertahan di Indonesia Super Legue (ISL). PSIS Semarang sudah terdegradasi ke divisi utama. Satu-satunya tim yang masih bertahan saat ini adalah Persijap Jepara. Apa rahasianya?

SIDIK MAULANA TUALEKA, Jepara

---

BANGUNAN di Jalan Mangunsarkoro No 12, Jepara, tampak sederhana. Di tempat itu juga terdapat tiga bangunan dengan ukuran yang berbeda.

Dua bangunan di bagian depan berlantai 1. Satu bangunan di belakang berlantai 2.

Saat magrib tiba pada Selasa (29/12), terdengar lantunan ayat-ayat suci Alquran dari kompleks tersebut. Itu bukan pengajian warga kampung. Tapi, itu adalah kediaman para skuad Persijap Jepara. Mereka sedang menggelar yasinan secara bersama-sama sebelum menjalani pertandingan melawan Persebaya kemarin (30/12).

''Ini adalah tradisi kami untuk menjaga kesolidan antar pemain. Bukan hanya itu. Dalam beberapa kali pertandingan, mereka selalu terlihat tenang,'' jelas pelatih Persijap Jepara Junaidi Selasa lalu (29/12).

Dia mengatakan, kesederhanaan timnya yang membuat mereka mengambil langkah-langkah itu. ''Ini adalah cara kami. Hasilnya, kami bisa bertahan di ISL sampai detik ini,'' ujar Junaidi.

Menurut dia, metode tersebut untuk menghindari timnya dari kejenuhan. Apalagi, Persijap termasuk tim yang mengarungi ISL dengan modal pas-pasan, Rp 5 miliar untuk satu musim. Jauh dengan tim-tim lain yang biayanya mencapai puluhan miliar rupiah.

Namun, berkat komitmen semua unsur, baik pelatih, pemain, maupun manajemen, Persijap mampu bertahan di ISL hingga kini.

Seirama dengan Junaidi, Sekretaris Persijap Nur Jamil juga mengakui hal itu. Mereka terpaksa mengikat perut untuk menyelamatkan tim tersebut. Tiap bulan, bersama pengurus yang lain, pihaknya terpaksa mengambil dana talangan Rp 400 juta dari bank untuk menutupi kebutuhan tim.

''Kuncinya hanya sederhana. Kami tidak mau banyak janji kepada pemain. Semua hal yang ada dalam tim kami coba untuk mentrasparansikan kepada pemain. Dengan begitu, kalau tidak menerima, ya silakan keluar sejak awal. Tapi, ternyata masih banyak yang mau ikut kami,'' jelas Jamil -sapaan karib Nur Jamil.

Kendati demikian, saat ini Persijap mampu menampung empat pemain asing. Yakni, Evaldo Silva de Asis (Brazil), Junior (Brazil), Phaitoon Thiabma (Thailand), dan Pablo France (Argentina). Selain itu, semua hak pemain tidak pernah di telantarkan. ''Khusus buat mereka, kami tidak memberi mereka fasilitas yang lebih, seperti mobil, rumah, atau yang lain. Mereka harus tetap menerima konsekuensi, yakni hidup di mes dengan fasilitas seadanya,'' tutur Jamil.

''Kami tidak pelit kepada pemain. Tapi, ini adalah konsekuensi logis yang harus dihadapi tim. Sebab, dengan berlandaskan kesederhanaan itulah, kami bisa terus bertahan di kompetisi dengan kasta paling tinggi di tanah air ini,'' ungkap Jamil.

Memang, para pengurus ekstra hemat untuk mengurus tim itu. Kucuran anggaran dari pemerintah daerah ke Persijap tidak besar.

Johan Juansyah, salah seorang striker Persijap, menambahkan, sampai saat ini dirinya bersama rekan setimnya masih nyaman dengan kondisi tersebut. ''Memang, komitmen awal kami ialah membawa tim ini menjadi besar. Masalah sejahtera atau tidak itu urusan belakangan,'' jelas Johan (diq)
Super Liga 4056088946716029385

Posting Komentar

  1. salut dengan sikap yang sudah ditunjukkan para pengurus dan skuad persijap. memang uang bukan segala-galanya. jika saatnya tiba, pasti kesejahteraan akan diraih. namun dengan sikap positif tersebut, insya allah kejayaan tim akan diraih! bravo persijap! /aries, cah jeporo tinggal di jkt.

    BalasHapus
  2. semoga dengan keadaan seperti ini, PERSIJAP mampu berprestasi dikancah ISL


    Bravo PERSIJAP

    BalasHapus
  3. Ini menjadi tugas berat buat manajemen,bagaimana Persijap tetap bertahan di ISL dengan dana terbatas.Salut buat Semua jajaran Persijap baik pemain,manajemen maupun fans Persijap.Smoga Allah slalu memberi jalan yang baik.

    BalasHapus
  4. Hal ini amat sangat perlu dicontoh bg team lain,bkan hanya menghamburkan uang utk membeli pemain terbaik tp hasil nihil,bkanya sombong,tp lihatlah dan tirulah Persijap,drpd 8M d divisi utama sia"?

    Lama"q betah,skaligus bangga juga terharu melihat semangat para pemain,jajaran manajemen,jg suporter setia Persijap,
    betah aku tuk tetap di jepara..
    Pasti Tuhan memblas krja kras kalian smwanya..n Persijap pasti MANDIRI,,,yakinlah!

    Amien,,

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email