Loading...

Empat Wasit Dicekal

JAKARTA(SI) – Empat wasit Liga Super 2009/2010 dicekal sementara. Performa mereka dinilai merah sehingga harus dievaluasi. Liga Super memiliki 21 wasit dengan durasi penugasan berbeda.

Wasit dengan jumlah penugasan lebih dari tujuh dimiliki tujuh nama. Wasit Olehadi dari Tangerang tercatat paling sering digunakan Liga dengan 12 penugasan. Namun,jasa wasit Sunarjo Joko,M Agus, Rorim Situmeang, dan Joni Parera hanya dipakai sekali sejak kick-offkompetisi,11 Oktober lalu. Sebagai gambaran, wasit M Agus diparkir setelah laga Persema Malang versus PSPS Pekanbaru,18 Oktober lalu.

Persema akhirnya menang 3-1 setelah Robert Gaspar mencetak gol penentu kemenangan melalui penalti pada menit ke- 53. Nasib serupa dialami Rorim pascamemimpin bentrok Sriwijaya FC (SFC) versus Pelita Jaya yang berakhir 3-1, 24 November lalu. Sekjen PSSI Nugraha Besoes menyatakan keempat wasit itu harus dicekal.

’’Mereka digrounded sementara waktu karena bermasalah. Kami belum bisa memutuskan apakah mereka masih layak memimpin atau tidak.Semua yang memutuskan Komite Wasit PSSI,” ungkap Nugraha kemarin. PSSI sebelumnya sempat mengklaim sudah menonaktifkan empat wasit lantaran cacat dalam memimpin pertandingan.Sikap itu diklaim sebagai implementasi wacana perang faktor nonteknis.

Sebab, kabarnya 10% dari APBD yang diterima digunakan klub untuk membiayai nonteknis.Wasit sebenarnya diberi honor Rp5 juta per laga atau klaim dua kali lebih banyak dari pendapatan wasit di Malaysia. Mungkinkah pencekalan keempat wasit tersebut karena alasan dugaan suap yang sebelumnya bergulir? ’’Yang jelas, mereka semua akan dievaluasi lagi.

Apakah mereka layak dipertahankan atau harus didegradasi. Kalau ternyata didegradasi, mereka hanya diizinkan memimpin laga Divisi Utama,” ungkapnya. Pencekalan wasit sebenarnya kerap terjadi. Eliminasi wasit bahkan pernah dilakukan pada Divisi Utama 2006,yang saat itu menjadi kasta tertinggi.

Sedikitnya empat wasit dan tiga asisten wasit digrounded selama setahun. CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono menyatakan, satu dari empat wasit tersebut melakukan kesalahan paling fatal.Namun,secara umum evaluasi berlaku bagi semuanya. ”Keempat wasit itu memang baru ditugaskan sekali.Dari hasil evaluasi yang dilakukan, performa mereka masih kurang,”pungkasnya. (wahyu argia-koransindo)
Super Liga 752276553980264964

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email