Loading...

Klasemen Masih Dikuasai Kuda Hitam

JAKARTA - Status empat besar Liga Super 2009/2010 masih didominasi klub kuda hitam. Klub mapan terpuruk pada awal kompetisi.

Pekan kedua kompetisi klasemen masih dikuasai Persijap Jepara, Persela Lamongan, Arema Malang, serta Persiba Balikpapan.Klub mapan seperti Sriwijaya FC (SFC), Persib Bandung,dan Persipura Jayapura justru tersisih.SFC dan Persib terpuruk di zona merah.Persib gagal meraup angka pada dua laga awal, sedangkan SFC meraih satu angka. Mutiara Hitam–– julukan Persipura–– jugaterpurukdiurutan13dengan nilai dua, hasil bermain imbang pada dua laga away.

”Komposisi klasemen muncul karena jadwal yang diterima. Performa klub belum bisa lepas home and away. Kami harus menjalani dua away. Berbeda dengan tahun lalu yang menjalani empat home, baru away. Persib juga dihadapkan pada situasi sama,”ungkap Pelatih SFC Rahmad ’RD’ Darmawan kemarin.

Komposisi klasemen kini berbanding terbalik dengan musim lalu. Empat besar klasemen langsung dikuasai Pelita Jaya, Persipura, Persija, dan Arema. Mutiara Hitam langsung berstatus runnerup sebelum akhirnya juara. Mereka bermain imbang 2-2 dengan SFC, berikutnya menang atas PSMS Medan dan Persib masingmasing 1-0. Laskar Wong Kito–– julukan SFC––berada di posisi enam dengan nilai empat setelah menang 3-1 atas Persiwa Wamena plus seri kontra Persipura.

Klub kuda hitam itu waktu itu justru terpuruk.Persela berada di urutan 9 dengan nilai empat dari tiga pertandingan. Persijap terdampar di posisi 12 dan Persiba di bawahnya masing-masing dengan nilai tiga dari tiga laga. Mungkinkah salah satu dari empat klub papan atas musim ini mengikuti jejak Persipura? ”Semua bisa berubah cepat.

Kini klasemen tidak bisa menjadi acuan.Persijap akhirnya draw saat away setelah menang pada dua home,”ungkapnya. Persijap akhirnya memimpin klasemen setelah draw 0-0 kontra PSPS Pekanbaru, Sabtu (24/10). Mereka mengumpulkan nilai tujuh dari tiga laga, tapi unggul produktivitas atas Arema,juga Persela yang memiliki kondisi sama. Namun, status Persijap rawan kudeta bila Arema menang atas tuan rumah Persisam Samarinda, Minggu (25/10).

”Kami juga bisa menggeser mereka bila menang atas Persipura. Tapi,yang dibutuhkan adalah mencermati matriks kegiatan selama tujuh bulan agar tim stabil,” kata Direktur Teknik Persiba Balikpapan Daniel Roekito. Mantan pelatih Persik itu menambahkan, internal klub juga berpengaruh terhadap performa tim.

Banyaknya performa klub menurun juga karena jerat problem finansial. ”Pembagian jadwal sebenarnya tidak terlalu berpengaruh. Materi SFC dan Persib jauh lebih unggul. Persiapan mereka lebih lama bersama Persipura,Persema,atau Persisam. Adanya konflik atau tidak dalam manajemen juga ikut memengaruhi psikologi pemain. Kalau dana, itu bisa memberi motivasi lebih saat pemain jenuh,”tandasnya. (wahyu argia-koransindo)
Super Liga 1901921746022375176

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive