Loading...

Debut Phaitoon Ditunggu

JEPARA - Manajemen Persijap menyatakan pemain asal Thailand, Phaitoon Thiabma, kemarin sudah tiba di Jakarta untuk menjalani tes kesehatan hari ini. Debut mantan pemain FC Osotspa itu ditunggu Persijap saat menjamu Bontang FC dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL), Rabu lusa.

’’Kami berbicara dengan agen Phaitoon untuk segera menuntaskan syarat administratifnya. Kami berharap Phaitoon sudah bisa tampil menghadapi Bontang FC,’’ kata wakil sekretaris tim, Nurjamil, kemarin.

Selain bukti lolos tes kesehatan, Phaitoon juga masih harus melengkapi kartu izin tinggal sementara (Kitas) dan dan sertifikat transfer internasional (ITC). Semua persyaratan tersebut menjadi tanggungan agen, dan secepat mungkin diharapkan tuntas.

Manajemen yang secara resmi menyatakan negosiasi dengan Phaitoon mencapai titik temu, baru-baru ini juga sudah menyiapkan berkas kontrak untuk ditandatangani. ’’Untuk pendaftaran ke PT Liga Indonesia sudah dilakukan, namun belum disahkan karena beberapa persyaratan belum terpenuhi,’’ lanjut Nurjamil.

Persijap membutuhkan tenaga pemain berusia 27 tahun itu di lini tengah, karena hingga pertandingan ketiga kompetisi kinerja di sektor sentral ini masih belum padu. Jika sampai Phaitoon gagal tampil perdana musim ini saat Laskar Kalinyamat menjamu Bontang FC, maka debutnya ditunggu saat menerima tim promosi, Persisam Samarinda, 1 November di Gelora Bumi Kartini.

Miskin Kreasi

Persijap tampil miskin kreasi ketika melawat ke Stadion Rumbai menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru, yang berujung seri tanpa gol. Tercatat hanya ada dua serangan terencana Persijap di babak pertama, dan tak lebih dari tiga serangan pada babak kedua ke kubu lawan. Striker Pablo Frances sulit menembus pertahanan bersama Noorhadi lantaran sangat sedikit pasokan bola dari lini tengah.

Strategi dengan menggunakan umpan-umpan panjang dari belakang ke depan tak berjalan efektif. Dua striker Persijap itu agak lemah pada duel bola atas.

Peran Sergio Junior untuk bisa memasok bola ke depan juga belum optimal. Karena itu jika Phaitoon hadir diharapkan bisa menambah kekuatan di tengah.
Asisten pelatih Anjar Jambore Widodo mengatakan, tim pelatih mengevaluasi kerja sama tim yang masih lemah untuk persiapan menghadapi Bontang FC.
Ancaman terhadap tim inti mulai menghantui setelah empat pilarnya mengantongi satu kartu kuning. Mereka adalah Pablo Frances, Evaldo, Nurul Huda, dan kiper Danang Wihatmoko. (H15-40-SM)
Super Liga 2559492866411362236

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email