Loading...

BLI Mencla-Mencle

JAKARTA - Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) ternyata tak berani bersikap tegas terkait tidak terlaksananya laga PSIS Semarang kontra Persijap Jepara.

Tampaknya, BLI lebih memilih melempar tanggung jawab. Itu tecermin dari sikap mereka yang melimpahkan kasus tersebut ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. ''Statusnya, (pertandingan PSIS lawan Persijap) kami rekomendasikan ke komdis karena kegagalan penyelenggaraan,'' sebut Tigorshalom Boboy, manajer legal BLI.

Sekadar diketahui, laga PSIS dengan Persijap memang gagal terlaksana. Partai tersebut oleh BLI dijadwalkan pada 2 Juni lalu. Derby Jawa Tengah tersebut sejatinya merupakan pertandingan ulangan.

Status ulangan seiring keputusan komdis sebelumnya yang menyatakan bentrok kedua tim pada 15 Februari 2009 tidak sah. Pernyataan Tigor tersebut diperkuat staf kompetisi BLI Darwis Satmoko. Darwis menambahkan, berkas mengenai tidak terlaksananya partai derby Jawa Tengah itu sudah diserahkan ke komdis. ''Berkasnya sudah kami berikan,'' ujarnya.

Dengan dilimpahkan ke komdis, berarti sama dengan BLI memilih agar komdis-lah yang mengambil keputusan terkait tidak terlaksananya partai derby Jawa Tengah tersebut. Sikap itu jelas menunjukkan bahwa BLI tidak tegas dalam menerapkan aturan.

Terutama aturan yang dibuat pada pertemuan di Hotel Mercure, Jakarta, 19 April 2009. Saat itu, BLI menegaskan, jika pertandingan tidak terlaksana, tuan rumah dinyatakan kalah WO.

Tapi, kini mereka justru melimpahkan kegagalan PSIS melaksanakan pertandingan ke komdis. ''Bagi kami, semua harus dikembalikan ke aturan. Untuk saat ini, kami menunggu keputusan dari BLI dan PSSI,'' kata Edy Sudjatmiko, manajer Persijap.

Sebenarnya, Persijap tidak mau terlalu pusing memikirkan hal tersebut. Sebab, apa pun hasilnya tidak terlalu berpengaruh terhadap eksistensi Persijap di Indonesia Super League (ISL). Kendati begitu, Persijap tetap berharap aturan ditegakkan sebagaimana mestinya.

''Perlu diketahui, hingga hari pertandingan, tidak ada pemberitahuan kepada kami terkait tempat pertandingan. Dari situ, tentu sudah bisa diketahui siapa yang salah,'' tutur Edy. (fim/diq/jp)
Super Liga 3893616772552579560

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email