Loading...

Boleh Ditonton, Persijap Menang


JEPARA - Ribuan pendukung Persijap bersuka cita menyambut kemenangan tim kebanggaannya 3-1 atas Persela Lamongan dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL) di Gelora Bumi Kartini, kemarin.

Mereka juga bergembira karena laga tersebut akhirnya bisa ditonton, setelah 11 jam sebelumnya muncul larangan.

Panpel mengumumkan laga akhirnya boleh ditonton sekitar pukul 08.00, melalui pengeras suara keliling kota. Hal itu dilakukan setelah izin dari kepolisian didapat.

Sebelum laga digelar Ketua Panpel Soetedjo mengatakan terjadi miskomunikasi dalam hal perizinan. ’’Kami bersyukur karena akhirnya masyarakat diperkenankan hadir memberikan dukungan kepada tim,’’ katanya.

Pertandingan tersebut juga disaksikan Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo. Laga berjalan lancar karena ribuan pendukung memberikan dukungan dengan sportif.

Tiga gol ’’Laskar Kalinyamat’’ yang dicetak Pablo Frances menit pertama, Aji Nurpijal (14) dan Amarildo Souza (33) memberi hiburan indah kepada fans.

Laga berujung kemenangan di tangan Tim Kota Ukir karena Persela hanya membalas dengan sebiji gol lewat Carlos ’’Charly’’ Raul Sciucatti pada menit ke-70. ’’Kami sangat merindukan kemenangan tim dan hari ini kami bisa menikmati dan menyaksikannya,’’ kata Subur, fans asal Desa Jambu Kecamatan Mlonggo.

Impresif

Tuan rumah yang dikapteni Evaldo bermain impresif pada babak pertama hingga mampu mencuri tiga gol. Pablo Frances menggemuruhkan suasana tribun lewat gol cepatnya.

Tendangan keras kaki kanannya memanfaatkan bola liar di kotak penalti membawa timnya unggul 1-0. Itu adalah gol keempat Pablo di ajang liga. Ekspresinya merayakan gol tampak emosional karena sudah tiga bulan ia tak mencetak gol di liga.

Duet Pablo-Ilham Hasan, yang ditopang Amarildo Souza, Donny Siregar, Isdiantono, Enjang Rohiman dan Nurul Huda di tengah berkali-kali mengancam gawang lawan.

Namun, menit ke-13 Ilham Hasan terpaksa ditarik keluar karena cedera. Bek Aji Nurpijal yang menggantinya membuat sensasi. Belum genap semenit dia masuk lapangan, sentuhan bola pertamanya menghasilkan gol kedua. Dia yang berdiri agak bebas mencocor bola liar ke gawang Choirul Huda.

Keluarnya Ilham mengubah strategi. Bek Phaitoon Thiabma diminta menjadi striker. Pemain asal Thailand itu tak canggung dan memberi umpan maut kepada Amarildo Souza yang mencetak gol ketiga. Souza dan Phaitoon juga menikmati kerja sama sesudah mereka merayakan gol.

Aksi-aksi impresif pada gelandang dan barisan depan terus mengancam, namun skor tak berubah hingga jeda.

Di babak kedua, permainan kedua tim sedikit melambat. Serangan-serangan tuan rumah tak seimpresif babak pertama. Justru mereka kecolongan gol Charly menit 70 lewat aksi individu menawan.

Pada putaran pertama Charly memperkuat Persijap, namun pindah ke Lamongan. Gol itu tak disambut berlebihan.

Charly memilih menautkan kedua telapak tangah ke dada, dengan mengarahkannya ke pendukung Persijap, seakan meminta maaf.
’’Jika aku membuat gol, maka aku tak akan merayakannya,’’ ujarnya, pagi hari sebelum laga.(H15, kar,J4-22)
Super Liga 1055797039761395359

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive