Loading...

Persijap Ingin Terpusat

Persijap Jepara berharap bisa menjalani setiap pertandingan secara terpusat selama disentralkan di Jawa Timur (Jatim), 17 April–5 Mei.

Laskar Kalinyamat, berharap bisa memiliki home base di satu tempat. Menurutnya, langkah tersebut lebih efektif dibanding harus berpindah-pindah dari satu stadion ke stadion lain, setiap menjalani pertandingan.

Selain akan lebih efektif dari segi finansial, itu juga dapat mendukung kesiapan tim untuk recovery. kalau lokasinya tidak berpindah- pindah. itu hanya akan menyulitkan tim. Selain butuh lebih banyak biaya, konsentrasi tim juga akan terpecah dengan pertandingan yang berpindah- pindah.

Meski Badan Liga Indonesia (BLI) telah merilis jadwal sentralisasi Liga Super, belum dilengkapi stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan Persijap. Kabarnya, baru hari ini BLI akan memastikan stadion yang menjadi lokasi pertandingan berdasarkan jadwal yang telah mereka keluarkan.

Mengenai jeda waktu per pertandingan, tiga hari merupakan masa yang ideal untuk recovery. Dengan catatan, Tim bisa menjalani seluruh laga mereka selama di Jatim secara terpusat. Jadi, tim bisa memanfaatkan waktu yang ada secara maksimal untuk beristirahat, tanpa harus membuang tenaga sia-sia hanya untuk pindah stadion.

Hal tersebut seperti diungkapkan Arsitek Persijap Djunaedi. Bahkan, dia punya alasan berbeda untuk menguatkan pendapatnya. ’’Kalau kami jadi tim tamu, itu tidak masalah jika harus berpindah- pindah.Tapi,dalam hal ini,status kami adalah tuan rumah. Jadi, tim tamu yang harus mendatangi kami,” tandas pelatih yang akrab disapa Bang Djun itu.

Dari empat pertandingan yang dijalani Evaldo Silva de Azis dkk selama di Jatim,tiga di antaranya merupakan partai home.Sementara sisanya, melawan PSIS,yang merupakan partai ulangan adalahlaga away.

”Karena status Persijap sebagai tamu, saya pikir tidak masalah jika kami harus bertamu ke stadion yang menjadi home base PSIS selama di Jatim.Dengan syarat,tiga laga kandang kami disentralkan dalam satu tempat,”ujar mantan Asisten Pelatih Persiba Balikpapan itu.

Masalah datang ketika Persijap harus bertandang ke markas Persikabo Kabupaten Bogor untuk menghadapi leg kedua babak 16 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia, Senin (20/4). Itu artinya, setelah menjamu Persita Tangerang di Jatim, Evaldo dkk terpaksa terbang menuju Stadion Cibinong yang merupakan markas Persikabo.

Padahal, Jumat (24/4),mereka harus sudah kembali ke Jatim untuk menghadapi PSIS. Padatnya jadwal tentu akan menjadi ujian berat bagi tim Kota Ukir itu dalam menjaga konsistensi penampilan mereka. (agus anggoro, SINDO)
Super Liga 4398199354557249657

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email