Loading...

Persijap Cetak Rekor di Copa


CIBINONG - Masa paceklik kemenangan bagi Persijap Jepara masih berlanjut.
Dalam leg kedua babak 16 besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008-2009 di Stadion Persikabo, Cibinong, kemarin, pasukan Junaidi harus mengakui keunggulan tuan rumah Persikabo Kabupaten Bogor 0-1.

Gol cepat Mauro Gaston tercipta secara mengejutkan pada menit pertama memanfaatkan kelengahan lini belakang ”Laskar Kalinyamat”. Namun, kekalahan itu tak mengganjal laju Evaldo dkk untuk mencetak rekor dalam turnamen ini.

Berbekal kemenangan 4-0 pada pertemuan pertama di Gelora Bumi Kartini, anak-anak Jepara tetap lolos ke perempat final. Mereka mengemas keunggulan agregat 4-1 sehingga berhak mengantongi satu tiket ke babak delapan besar.
Lolos ke perempat final menjadi pencapaian terbaik Persijap Kalinyamat sepanjang partisipasi di ajang copa.

Sejak turnamen yang mempertemukan tim-tim berbeda kasta itu digelar pada 2005, prestasi tertinggi Persijap adalah menembus babak 16 besar. ”Tentu ini prestasi yang membanggakan dan hasil kerja keras semuanya. Kami berharap langkah yang sudah jauh ini terus berlanjut,” kata Junaidi seusai pertandingan.

Pernyataan serupa juga disampaikan Sekretaris Tim Nur Jamil yang hadir di Cibinong. Menurutnya, pencapaian Evaldo cs pada musim ini luar biasa.
Pada turnamen pertama, laju Persijap yang ditangani Rudy William Keeltjes terhenti di babak 16 besar. Ketika itu, mereka dikandaskan klub Divisi I, Persekaba Kabupaten Badung.

Semusim berikutnya, Persijap yang masih diasuh Rudy justru kandas di babak 32 besar. Mereka disingkirkan Pelita Krakatau Steel Cilegon. Pada 2007, tim kebanggaan Kota Ukir yang dilatih Yudi Suryata kembali terhenti di babak 16 besar. Anak-anak asuhan Yudi gagal melewati adangan Pelita Jaya Purwakarta.

Musim ini, Evaldo cs secara beruntun menyingkirkan Persiku Kudus, Persikab Kabupaten Bandung, dan Persikabo. Tim yang lebih kuat sudah menanti di babak delapan besar seperti Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, PSMS Medan, Persija Jakarta, dan bintang Divisi I Persibo Bojonegoro.
Terserah
Drawing baru akan digelar 30 April setelah seluruh tiket perempat final terbagikan. Dua kuota yang tersisa masih menunggu pemenang Deltras Sidoarjo-Persih Tembilahan dan Persitara Jakarta Utara-Persebaya Surabaya.
”Kami siap melawan tim manapun di perempat final. Terserah sajalah, tak ada masalah. Tak ada target, mengalir saja,” imbuh Junaidi.

Pelatih yang gemar mengenakan topi itu menyebut kondisi lapangan yang licin membuat strategi permainan sulit berkembang. Taktik umpan-umpan jauh pun menjadi pilihan untuk menyiasatinya.

Junaidi yang tak dapat menurunkan Amarildo Souza lantaran akumulasi kartu memainkan dua gelandang bertahan sekaligus. Duet Enjang Rohiman dan Donny Siregar di lini tengah menjadi palang pintu yang mengawal lini pertahanan tim tamu.

Di kubu Persikabo, pelatih Suimin Dihardja mengaku tak kecewa. Sedari awal dia bersikap realistis dengan hasil leg pertama yang menguntungkan Persijap. Apalagi lawan yang dihadapi berasal dari level yang lebih tinggi.

”Hasil ini sudah memuaskan kami. Anak-anak sudah membuktikan mampu mengimbangi Persijap yang merupakan tim Superliga. Apalagi kami banyak pemain baru dan muda. Mereka main luar biasa,” tandasnya. (H29-22)
Piala Indonesia 8299079203729731730

Posting Komentar

  1. persijap harus lebih d tingkatkan prestasinya jangan sampai puas d posisi situsitu melulu......,,,,,
    PErsijap gogogogogogogo
    menang terus

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email