Loading...

Tak Ingin Grogi Lagi


Persijap dan Persegres Gresik United, sama-sama mengakui tampil grogi di laga perdana kompetisi Indonesia Super League (ISL). Sore nanti, kedua tim akan bertemu. Mereka tak ingin demam panggung lagi dan siap terlibat dalam pertandingan sengit. Sebagai tim tamu, Persijap tetap akan bermain terbuka untuk memburu gol kemenangan. ”Kami ada kesalahan mendasar di laga pertama. Kehilangan fokus pada 30 menit pertama dan bermain terbuka tetapi kurang disiplin. Kami tak ingin mengulanginya lagi,” kata Pelatih Persijap Raja Isa, kemarin.

Senin lalu Persijap dihantam tuan rumah Arema Cronus dengan skor 4-1 dalam pertandingan penuh tekanan. Tim Laskar Kalinyamat sulit berkembang dan hanya mampu membalas dengan sebiji gol lewat eksekusi bola mati. Raja Isa mengakui timnya demam panggung pada laga pertama ISL itu. Menghadapi Persegres, ia berencana merotasi pemain. Di lini depan, ia akan membangkucadangkan Ahmad Noviandani, pencetak gol tunggal ke gawang Arema. Posisi Noviandani diisi Noorhadi yang akan berduet dengan Cornelis Kaimu. Sedangkan di lini tengah, gelandang Chanif Muhajirin diistirahatkan, sebagai pengganti telah disiapkan Rizky Julian. Saat melawan Arema, Chanif tampil sejak menit awal, lalu digantikan Rizky menjelang babak pertama berakhir. Sementara di lini belakang, Daniel menepi sementara dan posisinya diisi Fathul Manan. Kiper Danang Wihatmoko akan menjalani debut musim ini sejak menit awal, dan giliran Deddy Herianto menjadi cadangannya. ”Selain berusaha menghidupkan serangan, kami ingin disiplin di pertahanan. Jebakan offside beberapa kali gagal di Malang,” kata Raja Isa.

Ingin Bangkit

Sementara itu, pelatih Persegres Agus Yuwono juga menilai timnya grogi saat ditahan imbang tamunya Persik Kediri dengan skor 1-1 di laga perdana. Menghadapi Persijap, ia ingin mengambil tiga poin. ”Saya menghargai Persijap sebagai tim yang secara psikologis sama dengan kami, ingin bangkit. Kami tak menganggap kami lebih baik, tetapi kami tak boleh kehilangan poin di laga ini,” lanjutnya. Agus Yuwono mengaku tak asing dengan Tim Laskar Kalinyamat. Musim 2011/2012 ia melatih Persijap. Meski tak begitu memahami karakter tim baru Persijap musim ini, namun ia melihat sejumlah pemain lama yang masih bertahan. (H15-89)
Super Liga 5005951022325424304

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email