Loading...

Setiap Titik Stadion Diverifikasi


Dua verifikator dari PSSI sore kemarin memverifikasi dua stadion di Jepara, yaitu Gelora Bumi Kartini dan Stadion Kamal Djunaidi.

Sekitar dua jam mereka mendata setiap titik yang dianggap penting untuk diverifikasi. Dibanding verifikasi pada 2008 saat awal Persijap masuk Indonesia Super League (ISL), kali ini lebih rinci.

‘’Saya berharap untuk aspek infrastruktur yang diverifikasi tak ada catatan serius, karena ini penting untuk lolos ke ISL,’’ kata General Manager Persijap Moham­mad Said Basalamah saat mendampingi tim verifikator.

Dua verifikasitor itu adalah Surya S dan Somad. Keduanya memulai pendataan dari semua ruangan yang menjadi fasilitas stadion. Mereka lantas ke tribune untuk mengecek ruang peliputan media.

Jika pada 2008 tak ada proses pengukuran ulang stadion, maka kemarin mereka mengukur setiap jengkal dari lapangan. Baik garis gawang, maupun garis tepi lapangan.

Mereka juga mengambil gambar jarak antara lapangan dengan tribune penonton. Mereka juga mengecek lampu stadion pada pukul 19.00 WIB.

Gelora Bumi Kartini merupakan markas seluruh pertandingan kandang Persijap sejak musim 2008. Sebelum itu, Tim Laskar Kalinyamat bermarkas di Stadion Kamal Djunaidi.

Dua Stadion

Karena PSSI mensya­ratkan tim peserta ISL harus memiliki dua stadion, satu di antaranya untuk tempat latihan, ma­ka kemarin verifikator juga mendata secara rinci Stadion Kamal Djunaidi yang rencananya digunakan sebagai tempat latihan Persijap.

Stadion Kamal Djunaidi yang berjarak kurang dari dua kilometer arah selatan Gelora Bumi Kartini saat ini sedang dire­novasi.

Dua tahun lalu, Pengurus PSSI Kabu­paten Jepara menggelar kompetisi lokal di Kamal Djunaidi. Lantaran permukaan stadion kering akibat kemarau panjang, permukaan lapangan Kamal Djunaidi akhirnya dirawat dengan siraman air sumur.

Rumput menghijau, namun permukaan lapangan tetap tak rata. Stadion itu menjadi tempat ratusan pertandingan kompetisi amatir PSSI. Pengkab PSSI lantas mengusulkan untuk renovasi permukaan la­pangan pada 2013 agar lebih representatif untuk kompetisi amatir musim 2014.

Saat ini perbaikan permukaan lapangan baru mencapai sekitar 60 persen persen. Renovasi itu dibiayai APBD 2013 Rp 392.729.000.

Stadion Kamal Djunaidi bisa menjadi tempat kompetisi amatir yang rutin digelar Pengkab PSSI tiap tahun, serta tempat latihan ringan Persijap jika Gelora Bumi Kartini pada saat-saat tertentu harus steril. (H15-21)

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email