Loading...

Negosiasi Kontrak Gaston Beres

Manajemen Persijap Jepara menyatakan negosiasi kontrak dengan Gaston Castano sudah final. Striker asal Argentina itu tinggal menjalani tes fisik untuk bisa bergabung dengan Tim Laskar Kalinyamat musim depan. "Kami sudah sepakat dengan Gaston soal nilai kontrak dan saat ini kami tinggal menunggu kedatangannya," kata General Manager Persijap Chaerul Mushonnif, sore kemarin. Mantan pemain PSMS Medan itu awalnya dijadwalkan datang ke Jepara pada 7 Oktober, namun akhirnya mundur karena masih mengurus kartu tanda penduduk baru di negaranya. Informasi terakhir menyebutkan, striker yang sempat berkostum PSIS pada 2008 tersebut menurut rencana tiba di Jepara Senin, (15/10) ini dan sore nanti sudah berlatih di Stadion Gelora Bumi Kartini. Gaston diplot mengisi lini depan Persijap. Saat ini Tim Kota Ukir memang tengah mencari pemain depan untuk melengkapi kerangka tim.

Tak hanya Gaston, sore nanti rencananya akan ada striker lokal yang akan mengikuti seleksi. "Ada striker dari Yogyakarta yang akan ikut seleksi sore ini. Nanti akan dinilai oleh tim pelatih," lanjut Chaerul.

Striker Lokal

Sebelumnya, striker Timnas U-22, Agung Supriyanto yang asli Jepara juga akan didatangkan. Pemain asal Desa Bangsri itu akan tiba di Gelora Bumi Kartini pada 26 Oktober mendatang.

Chaerul menjelaskan, hal yang masih akan diselesaikan terkait Agung adalah izin dari komandannya karena saat ini yang bersangkutan berstatus sebagai anggota TNI dan masih bertugas di Bandung.

"Pihak Persijap saat ini sedang ke Bandung untuk meminta izin soal Agung yang akan ke Persijap," lanjut Chaerul. Pemain lain yang juga masuk dalam daftar tunggu di Gelora Bumi Kartini adalah Kim Sang-duk.

Pemain berkebangsaan Korea Selatan itu ingin memperkuat Persijap kembali. Berbeda dengan Gaston yang sudah sepakat soal nilai kontrak, soal Kim masih akan dilihat tim pelatih sebelum masuk ke tahap negosiasi kontrak.

Musim lalu Kim tampil sebagai gelandang bertahan di Persijap. Sementara di lini tengah saat ini sudah ada dua pemain ekspatriat. Mereka adalah Marcos asal Brasil dan Kanaan Nakhjavani dari Iran. (H15-89)
Skuad 7179692000759657318

Posting Komentar

  1. Untuk KIM semua masyarakat Jepara udah tau kualitasnya kya apa, mending kasiadi malah murah meriah, kualitasnya ga beda jauh ma Kasiadi.

    Kalau Gaston terkenal bukan karena dia jago main bola pak, kalau mainin bolanya Jupe mungkin iya. Dia terkenal cuma gara2 pacaran ma Jupe.

    Sumpah pemain ini tu BOSOK banget pak, waktu masih main si PSS sleman saya slalu nonton, dan permainannya JAUH DIBAWAH STANDAR ISL, lari aja ga bisa, itu dulu waktu masih muda (jarang kenthu) apalagi sekarang yang kenthu terus dan makin tua.

    Kalau standar anda (Riono) menginginkan striker yg cepat, pak riono AMAT SANGAT SALAH BESAR jika memilih Gaston.

    Saya sangat tau dan faham karakter pamain ini tu ga kuat lari, larinya sangat pelan. Kalau Gaston saya sarankan Jangan diambil daripada anda menyesal nantinya.

    Jika anda tetap merekrut Gaston, saya pastikan KUALITAS ANDA sebagai pelatih sangat rendah karena anda tidak tau mana pemain yang berkualitas dan mana yang ga.

    Jangan sampai baru beberapa pertandingan anda (riono) didemo dan disuruh turun dari kursi pelatih, saya sudah mengingatkan anda, ati2 pak riono....

    Kalau persijap ga nyesel beli pemain ini, jangan panggil nama saya Ahmad Harmoko..

    BalasHapus
  2. wawa wawa ini ni kritik yang ga membangun,dasarr hahaha gua kalou komen biasanya pakai pikir dulu ,ga asal jeplak !!!,harus nunjuk ke batang hidung gua,uda bener apa ega yg gua omongin baru dhe nunjuk ke batang hidung orang lain

    kalau yg seperti ini ,biasanya bisa ngoceh ,sampah

    BalasHapus
  3. lihat aja yang sudah2 ,,, klub2 yang dhi bela gaston..... q setuju ma bang harmoko mang gaston kualitasnya gak bagus.

    BalasHapus
  4. mending ngrekut jupe ae gan.
    K0n striptis. Ngko stadiune ra kebak. Gag bingun meneh masasah tiket.

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email