Loading...

Bikin Tim Baru, Jepara Studi Banding ke Solo FC

Kota Jepara direncanakan akan ikut mewarnai kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yang belum lama ini digulirkan. Hal tersebut terbukti dengan adanya kesiapan dari pihak tim untuk membentuk sebuah klub profesional sekelas LPI dan mengirimkannya untuk mengikuti kompetisi gagasan konsorsium Arifin Panigoro ini. Salah satu bukti yang kuat adalah kedatangan perwakilan Persijap Jepara ke markas Solo FC, Minggu (5/2).

Dalam kunjungannya ke markas Solo FC, tiga perwakilan Persijap Jepara antara lain; Ahmad Junaidi (Manajer operasional), Sutejo (Ketua Kehormatan Persijap Jepara), serta Yuli Susanto (Calon Manajer tim Persijap di LPI) bertemu langsung dengan Komisaris Solo FC Ruhban Ruzziyatno dan melakukan diskusi tertutup.

Sutejo salah satu perwakilan yang ikut berkunjung ke markas Solo FC mengatakan bahwa secara klub dari kota Jepara sudah dipersiapkan secara khusus untuk mengikuti LPI. “Embrionya kami gunakan tim Persijap yang U-21 untuk ikut LPI. Artinya jangan disalahartikan kalau Persijap Jepara yang saat ini ada di ISL pindah ke LPI, bukan itu. Akan tetapi kami ingin membuat tim baru untuk berlaga di LPI,” ujarnya kepada Timlo.net di Graha Solo FC, Minggu (5/2).

Menurutnya, seperti halnya kota Solo yang memiliki dua wakil tim di dua kompetisi yang berbeda. “Di kompetisi PSSI, Solo punya Persis, sementara di LPI juga punya Solo FC. Kami menginginkan hal seperti itu nantinya. Kami masuk ke LPI bukan berarti pindah rumah,” lanjutnya.

Sutejo menambahkan, para pemain yang akan menghuni skuad di kompetisi LPI bukan hanya mereka yang berada dibawah usia 21 tahun saja. “Tidak murni usianya dibawah 21, mereka yang bukan pemain Persijap Jepara profesional bisa bergabung. Di tempat kami jenjangnya ada tim U-21, Tim Suratin, dan tim U-23 sebelum ke Persijap Profesional (senior),” tambah Sutejo yang menjabat sebagai Ketua Kehormatan Persijap Jepara ini.

Saat ditanya soal adanya rasa kekhawatiran terutama mengenai sanksi yang akan diberikan oleh PSSI, pihaknya merasa tidak khawatir karena Persijap masih mengikuti kompetisi resmi PSSI. “Terus terang saja tim kami Persijap Jepara sudah berada di jalur yang benar dengan mengikuti kompetisi resmi naungan PSSI,” tandasnya.

“Ini studi banding pembentukan tim di level LPI antara lain meliputi susunan atau struktur kepengurusan, serta manajemen yang secara mandiri. Karena di Persijap tidak seperti di Solo yang panpelnya berdiri sendiri, sementara milik kami masih berada di bawah manajemen,” kata Sutejo.

Secara terpisah Manajer Operasional Solo FC Abraham E.W.T yang juga mengikuti diskusi tertutup bersama perwakilan Persijap menuturkan, pihak Solo FC selalu menyambut baik siapapun yang datang ke markas Solo FC. “Ya tadi kami jelaskan semua yang ada di Solo FC ini seperti apa dan apapun yang ada di LPI. Jangankan wakil dari Persijap, Nurdin Halid saja kalau mau datang ya kami persilahkan kok,” pungkasnya. (Timlo.Net)
Persijap 778619110192487938

Posting Komentar

  1. Wah,,itu yg ku inginkan,,
    Jepara FC sja namanya,,ntar minta sponsor dari PLTU,,

    BalasHapus
  2. ya saya dukung itu..
    utk namanya "Jepara FC" aja..
    utk sponsorna bisa merangkul :
    1.rokok : sukun atau djarum
    2.bank : bank jateng / BPR Jepara Artha
    3.PLTU jg boleh
    4.dinas : Jepara Tourism

    BalasHapus
  3. ide yg bagus mending pemainnya yg usia dibawah 21 aja namanya jepara utd logo klubnya kartini pasti keren

    BalasHapus
  4. Namanya jepara fc aja,,,,,,
    itu lebih bagussssssss

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive