Loading...

PSPS Punya Kolektivitas Bagus

JEPARA - PSPS Pekanbaru dianggap sebagai lawan berat oleh beberapa pemain Persijap Jepara. Kedua tim akan bertanding dalam kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bumi Kartini, sore ini. Tim tuan rumah mengemban misi wajib menang untuk menyelamatkan diri dari degradasi.

”PSPS adalah tim promosi ISL yang sementara ini paling bersinar. Mereka ada di atas kami. Jadi tidak ada alasan buat kami untuk meremehkannya. PSPS harus dilawan dengan kerja keras,” kata pemain sayap Persijap Isdiantono, kemarin.

PSPS kini ada di papan atas. Mereka menghuni peringkat lima klasemen sementara. Posisi tim berjuluk Askar Bertuah itu masih lebih baik dibanding dua tim promosi lain, Persema Malang yang kini di peringkat delapan dan Persebaya yang masih berjuang menghindari ancaman degradasi dengan duduk di posisi ke-13.

Dukungan Suporter
Isdiantono mengatakan, timnya membutuhkan dukungan suporter saat bertanding. Pertandingan sore ini sangat penting buat timnya. ”Kami akan bertanding sepenuh hati,” tandasnya. Lini depan PSPS akan bertumpu pada duet M Isnaini dan Dzumafo Epandi Herman yang musim ini masing-masing menyumbang 15 gol. Keduanya menyumbang 75 persen dari total gol yang sementara ini diproduksi tim itu, 40 gol. Kiper Persijap Muhammad Syahbani terang-terangan mewaspadai duet lini depan PSPS tersebut.

”Dzumafo memiliki penguasaan bola yang baik, fisik kuat, dan tendangan keras. Jika dia tidak bisa melakukan tendangan ke gawang, dia sering melayani Isnaini,” kata Syahbani yang dalam laga sore ini akan menjadi kiper utama Persijap. Dia menggantikan Danang Wihatmoko yang masih cedera. Syahbani juga menyanjung kolektivitas PSPS di bawah polesan pelatih Abdulrahman Gurning.

Pelatih Persijap Junaidi kembali mengandalkan Eki Nurhakim dan Pablo Frances di lini depan. Sedangkan di tengah, ia akan memainkan Phaitoon Thiabma, Donny Siregar, dan Johan Juansyah. Jika Isdiantono di kiri, maka sektor kanan kembali dipercayakan kepada Nurul Huda.

Tidak fitnya Ferly La’ala dan Catur Rintang membuat Junaidi harus kembali menurunkan tiga beknya seperti saat melawan Persija, yakni Kasiyadi, Ahmad Mahrus Bahtiar, dan Evaldo Silva.

Manajer Persijap Edy Sujatmiko mengatakan para pemain diminta untuk konsentrasi sepanjang pertandingan dan bekerja keras untuk meraih kemenangan. Ia mengakui harapan publik Jepara pada pertandingan melawan PSPS sangat tinggi. Hal itu harus menjadi pemacu semangat, bukannya beban. (H15-40)
Super Liga 2158997215000416207

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email