Loading...

Persijap Dihantui Penasaran

SAMARINDA – Rasa penasaran menghantui kubu Persijap menjelang bertrok melawan Persisam pada laga lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL) di Stadion Segiri Samarinda sore ini.

Pada pertemuan pertama di Jepara, Persisam adalah tim yang menghentikan rekor tiga kali kemenangan kandang berturut-berturut milik Persijap. Persisam yang saat itu masih dilatih Aji Santoso sukses menahan imbang Laskar Kalinyamata dengan skor 1-1.

Tidak mengherankan jika pada laga hari ini, semangat para pemain Persijap berlipat-lipat untuk mengalahkan Persisam atau setidaknya menahan imbang tim berjuluk Elang Borneo tersebut. Apalagi, Persijap baru saja menuai kegagalan di ajang Piala Indonesia . Sehingga, kemenangan atas Persisam akan menjadi obat kekecewaan bagi para pendukung setiap Persijap.

Akan tetapi, kondisi perlu perjuangan keras untuk mewujudkan target tersebut. Mengingat, komposisi pemain Persijap pada laga ini dipastikan tidak sempurna. Ada empat pemain pilar yang tidak dapat diturunkan akibat berbagai alasan.

Kiper Danang Wihatmoko dan pemain bertahan Ferly La’ala tidak diikutkan ke Samarinda karena masih dibekap cedera. Di lini tengah, gelandang serang Johan Juansyah juga absen akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya. Sedangkan, Sergio Junior juga masih bermasalah yang membuat dirinya tidak diturunkan pelatih.

Melihat kondisi seperti ini, kecerdikan pelatih Junaedi dipertaruhkan. Dia harus mampu menutup lobang yang ditinggalkan Ferly La’ala dan Johan Juansyah.

”Kami harus merapatkan barisan. Melihat skill individu para pemain Persisam yang di atas rata-rata, barisan pertahanan harus ekstra waspada sejak menit awal,” tegasnya.

Dia menilai, tiga pemain asing milik Persisam, yakni Danilo Fernando, Ronald Fagundez, dan legiun asal Thailand Pipat Thonkanya. Nama terakhir ini malah sedang mencuat perfomanya. Terakhir dia mencetak empat gol saat Persisam menaklukkan Persemalra Maluku Utara 10-1 di ajang Piala Indonesia.

Mereka tidak boleh diberi ruang gerak sedikitpun saat berada di jantung pertahanan. Evaldo Silva, Mahrus Bahtiar, dan Catur Rintang harus mampu menciptakan kolaborasi pertahanan di belakang.

”Permainan Persisam akhir-akhir menunjukkan peningkatan tajam. Dibandingkan pada putaran pertama lalu, kualitas mereka baru terlihat sekarang. Meski demikian, bukan berarti peluang kami untuk mencuri angka tertutup,” jelasnya.
(zwr)
Super Liga 6557121342603182574

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email