Loading...

Persijap Dekati Zona Degradasi

MAKASSAR - Persijap Jepara memasuki jalan terjal pada putaran pertama kompetisi Superliga Indonesia musim ini. Sempat memimpin di puncak klasemen sementara pada pertengahan November lalu, kini tim Kota Ukir terjerembab ke papan bawah klasemen dan makin mendekati zona degradasi. Menempati peringkat ke-13, Persijap hanya berada tiga undakan di atas tim yang duduk di garis merah degradasi langsung. Itu menjadi posisi yang sangat rawan, karena makin membebani selama putaran kedua.

Kondisi mengkhawatirkan itu menghantam Laskar Kalinyamat setelah kemarin kalah 0-1 dari tuan rumah Persipura Jayapura pada pertandingan di Stadion Andi Matalatta Makassar.

Gol petaka bagi Persijap itu lahir menit ke-59 melalui sundulan Ricardo Salampessy yang memapaki umpan tendangan bebas Eduard Ivakdalam. Laga kontra Mutiara Hitam menjadi satu-satunya harapan Evaldo cs untuk bisa membawa pulang poin dalam serangkaian laga tandangnya setelah sebelumnya kalah 0-1 dari PSM Makassar dan menyerah 1-3 dari Persiwa Wamena.

‘’Kami bisa mencapai target minimal tidak kebobolan di babak pertama, dan memberi harapan bisa berbalik menyerang pada babak kedua. Tetapi gol itu tidak bisa kami balas hingga pertandingan berakhir,’’ kata asisten pelatih Persijap, Anjar Jambore Widodo, dalam keterangan persnya usai laga.

Banyak Peluang

Tim saling menyerang sepanjang babak pertama. Sebuah peluang dihasilkan Evaldo menit ke-34 melalui tendangan bebas, namun digagalkan kiper Jendri Pitoy. Bisa memainkan seluruh kekuatan terbaiknya membuat Persijap mampu mengimbangi permainan cepat tim tuan rumah yang juga turun full team.

Setelah kebobolan, Evaldo dan kawan-kawan menaikkan tekanan ke jantung pertahanan Persipura. ‘’Kami bisa mengurung mereka setengah lapangan setidaknya dalam 20 menit terakhir,’’ lanjut Anjar.

Peluang emas dua kali hinggap di kaki Pablo Frances, namun gagal dituntaskan. Pada menit 67, Pablo bahkan tinggal berhadapan dengan kiper lawan. Sayang, sepakannya masih melebar keluar gawang.

Sekitar 10 menit kemudian, dia yang ada dalam posisi tanpa kawalan menendang langsung bola ke arah gawang setelah menerima umpan dari sayap. Peluang lain dihasilkan Phaitoon Thiabma menit 80.

Persijap sudah kehilangan tujuh poin di kandang dan hanya mendapatkan satu poin saja dari tujuh partai tandangnya. Tujuh partai itu enam di antaranya kalah dan hanya sekali seri melawan PSPS Pekanbaru.

Harapan paling besar memperbaiki kondisi ada pada laga berikutnya saat menjamu Persela Lamongan, Minggu (24/1) dan bertandang ke Jakarta menghadapi Persija, 30 Januari. (H15-40)
Super Liga 2687834669051594545

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email