Loading...

Isdiantono Menangkan Persijap

JEPARA - Tim Persijap (Jepara) berhasil memetik kemenangan pertama di ajang Indonesia Super League. Bertanding di kandang sendiri, Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Evaldo dkk berhasil mengatasi ancaman Pelita Jaya (Karawang), Rabu (14/10) petang. Di tengah dominasi permainan Pelita Jaya, mereka unggul 1-0. Wing bek kiri Persijap, Isdiantono, menjadi pahlawan kemenangan, setelah mencetak satu-satunya gol pada menit ke-69. Kualitas permainan Persijap sendiri masih jauh jika dibandingkan pada musim sebelumnya. Lini tengah mereka terlihat kalah bersaing dibandingkan pemain-pemain Pelita Jaya.

Dony Siregar sepertinya harus bertarung sendirian di sektor ini. Sementara Bona Simanjuntak masih terlihat belum percaya diri. Sementara itu, penampilan Sergio Junior masih kurang berani dalam mengolah bola.

Sergio Junior bahkan sama sekali tidak mampu melewati pemain lawan. Gelandang asal Brazil ini dalam pergerakan membawa bola sama sekali tidak mengancam daerah pertahanan lawan. Akibatnya striker Pablo Frances dan Noorhadi kesulitan dalam menembus pertahanan lawan.

Pada babak pertama, Persijap Jepara bahkan bisa dikatakan terkurung dalam tekanan permainan Pelita Jaya. Melalui M Ridwan mereka bahkan mampu menciptakan beberapa peluang. Salah satu peluang terbaik adalah saat Ridwan lepas dari kawalan dan tinggal berhadapan dengan kiper Danang Wihatmoko. Beruntung sekali Danang mampu tampil taktis, hingga berhasil menahan tendangan pemain Timnas Indonsia itu.

Memasuki babak kedua, Pelatih Pelita Jaya, Fandi Ahmad melakukan perubahan strategi. Krisis penyerang membuat pelatih asal Singapura ini memutuskan untuk mendorong Johan Ibo yang sebelumnya bermain sebagai stopper menjadi striker. Wirahadi yang sebelumnya bertugas sebagai striker ditarik dan digantikan Ahmad Jufriyanto yang akhirnya bermain sebagai stopper. Perubahan ini sempat menambah tekanan pada serangan Pelita Jaya. Johan Ibo yang memiliki kecepatan, merepotkan Kasiadi yang harus menghadapinya.

Perubahan

Tidak kalah cerdik, Pelatih Persijap Djunaidi juga melakukan perubahan strategi. Kasiadi yang selalu kalah cepat ditarik dan digantikan Ahmad Makrus Bahtiar. Hasilnya, Johan Ibo mendapatkan lawan sepadan. Beberapa kali Bahtiar dan Ibo terlibat duel-duel keras. Terakhir dalam sebuah pertarungan bola atas, kepala dua pemain ini berbenturan hingga menimbulkan luka di kepala kedua pemain.

Didorongnya Johan Ibo ke depan, pada akhirnya juga memberi peluang bagi Persijap. Tanpa Johan Ibo di belakang, pertahanan Pelita mulai bisa ditembus para pemain Persijap.

Wasit Setiyono, yang memimpin pertandingan hanya mengeluarkan satu kartu kuning untuk Johan Ibo (Pelita Jaya). Kemenangan yang diraih Persijap, tetap disambut gembira sekitar 10 ribu pendukungnya. Meski sempat memperlihatkan sikap kecewa dengan penampilan Evaldo dkk, para pendukung Persijap tampak puas dengan hasil ini.

Usai pertandingan, pelatih Pelita Jaya menyatakan dirinya tetap puas dengan penampilan para pemainnya. Secara permainan Fandi menyatakan timnya lebih baik dan mampu mendominasi. Gol Persijap sendiri menurutnya merupakan sebuah keberuntungan yang menyenangkan bagi Persijap.

Sementara dari kubu Persijap, Asisten Anjar JW menyatakan, penampilan timnya masih banyak kelemahan. Meski demikian, untuk saat ini pihaknya tetap bersyukur karena masih diberi kemenangan. Untuk selanjutnya, pihaknya berjanji akan kembali melakukan evaluasi pada pemain. (dis-jie-wws)
Super Liga 9072045858968015262

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive