Loading...

Hanya Targetkan Bertahan, Junaedi Realistis


JEPARA - Dengan dana yang pas-pasan, pelatih Persijap meminta kepada seluruh pendukung untuk bersikap realistis. Dengan kata lain, dapat bertahan di Liga Super sudah menjadi prestasi tersendiri bagi tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut.

"Dari persiapan, kami terbilang terlambat. Anda dapat melihat sendiri, tim lain sudah melakukan persiapan lebih dulu dari kami. Mereka juga sudah berburu pemain-pemain berkualitas tinggi. Sementara, Persijap baru akan menggelar seleksi," terang Junaedi Sabtu (15/8/2009).

Meski demikian, dia tidak ingin dicap kalah sebelum berperang. Junaedi tetap bertekad membawa Persijap berbicara banyak pada kompetisi mendatang. Pengalaman musim lalu akan dijadikan bahan evaluasi secara menyeluruh.

"Apapun materi tim yang kami miliki, harus dapat dimaksimalkan. Ini sebuah tantangan yang harus dijawab di lapangan nanti. Kami yakin, para pemain juga termotivasi untuk membawa nama baik tim," tambah Junaedi.

Dia menjelaskan, timnya akan memulai latihan pada awal puasa mendatang. Diharapkan, pemain-pemain yang telah dihubungi segera merapat ke Jepara. Semakin cepat pemain berkumpul, maka program latihan akan semakin cepat pula dijalankan. Di sela-sela latihan ini, Junaedi juga akan menggelar seleksi bagi para pemain yang melamar ke Persijap.

"Saya akan melihat terlebih dahulu berapa pemain Persijap musim lalu yang datang dan kembali bergabung. Setelah itu, baru dapat dipetakan tim ini membutuhkan tambahan pemain di sektor mana saja. Kekurangannya akan kami ambilkan dari hasil seleksi tersebut. Dari evaluasi usai kompetisi musim lalu, terdapat 70% pemain yang masih layak dipertahankan," tambahnya.

Terpisah, Manajer Persijap Edy Sudjatmiko menjelaskan, materi tim memang tidak akan jauh berbeda dengan musim lalu. Meskipun terdapat tambahan pemain, itupun tidak banyak dan hanya untuk mengisi pos-pos vital di tim yang mengalami krisis pemain.

Dia juga mewanti-wanti kepada pelatih untuk tidak mudah menyerah dengan kondisi ini. Dikatakan, kemampuan pelatih akan terlihat jika dia mampu mengubah tim bermaterikan para pemain dengan kemampuan rata-rata menjadi tim yang dapat bersaing dengan tim berisikan pemain berkualitas.

"Kami tidak akan terlalu banyak mengeluarkan dana untuk berbelanja pemain. Logikanya begini, jika pelatih menginginkan pemain pilihannya, lantas kami mengiyakan, tentu peran seorang pelatih tidak akan terlihat. Kalau demikian, tidak perlu ada pelatih. Kami saja bisa, tinggal membeli pemain-pemain hebat dan suruh mereka bermain sendiri di lapangan," terang Edy.

Salah satu pemain musim lalu Isdianto menyatakan keinginannya untuk kembali ke Persijap. Jika manajemen dan pelatih masih memberikan kepercayaan untuk membela tim kebanggan warga Jepara ini, dia meminta supaya segera ada pembicaraan dengan pemain.

"Menjadi sebuah kebanggaan jika dapat bermain kembali untuk Persijap pada musim depan. Suasana tim sangat menyenangkan, dukungan dari suporter juga tinggi dan melecut semangat para pemain di lapangan," ungkap pemain yang beroperasi di rusuk kiri ini. (msy)
Persijap 665974956337646640

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive