Loading...

Jalan Terjal Laskar Kalinyamat

JEPARA – Langkah Persijap Jepara menembus final Piala Indonesia memang terasa berat.Kekalahan 0-2 pada leg pertama semifinal di Stadion Gelora Bumi Kartini (SGBK) Jepara, akhir pekan lalu, memaksa Evaldo Silva dkk harus bekerja keras meladeni perlawanan Sriwijaya FC (SFC) pada leg kedua di Jakabaring,Palembang,besok.

Rekor buruk Laskar Kalinyamat —julukan Persijap—saat melabrak SFC di kandangnya,Stadion Gelora Sriwijaya,juga jadi catatan sendiri. Apalagi, di ajang Piala Indonesia, SFC berstatus juara bertahan dan tidak akan mungkin melepas pertandingan ini menyusul kurang bersinarnya tim berjuluk Laskar Wong Kitotersebut di Liga Super. Striker Persijap Pablo Frances menegaskan, meski tipis, peluang timnya untuk lolos ke partai puncak belum tertutup.

Dia meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga motivasi bertanding. Mental juara harus ditanamkan di hati setiap pemain hingga pertandingan benar-benar berakhir. ”Kami siap menggempur lawan. Persijap masih memiliki napas menyerang.Meskipun kami berangkat dengan ketertinggalan dua gol dari Sriwijaya,kesempatan (masuk final) masih ada,” kata pemain yang pada pertemuan pertama lalu absen lantaran sanksi akumulasi kartu itu.

Kehadiran Pablo di lini serang Laskar Kalinyamat sangat ditunggu- tunggu. Berkaca pada pertandingan di Jepara,pergerakan barisan penyerang Persijap yang diisi duet Nor Hadi dan Ilham Hasan dengan mudah dihentikan barisan pertahanan Laskar Wong Kito.Kemampuan Pablo dalam dribbling, fisik yang kuat,tendangan,serta kecepatannya dinilai mampu mengganggu konsentrasi pemain belakang lawan.

Pablo yang lebih bugar berkat istirahat lebih lama pun akan jadi senjata pamungkas pasukan Junaidi saat berburu keajaiban di Jakabaring. Selain Pablo, Persijap juga akan mendapat suntikan darah segar dari gelandang Enjang Rohiman serta Isdianto.Keuntungan lain Persijap adalah absennya dua pilar SFC akibat sanksi akumulasi kartu,yakni Tsimi Jacques dan Christian Worabay. ”Kami menginstruksikan para pemain untuk tidak gugup dan terus menekan guna mencetak gol sebanyak- banyaknya. SFC memang tim hebat.

Namun, bukan berarti tidak bisa dikalahkan,”tambah Pelatih Persijap Djunaedi, yang kemarin telah bertolak ke Palembang dengan membawa 20 pemain. Sementara itu, SFC tak ingin over confidence. Rasa percaya diri yang terlalu berlebihan dikhawatirkan bakal jadi bumerang di kandang.” Saya ingin mengoptimalkan semua pemain kami.Jadi,tidak ada kata-kata aman,malah Jepara pasti ingin membalas kekalahan mereka. Karenanya, saya ingatkan pertandingan kedua ini lebih krusial,” ujar Pelatih SFC Rahmad Darmawan kemarin.

Pria yang kerap disapa RD ini pun sudah mengantisipasi absennya Tsimi Jaqcues dan Christian Worabay dengan mempersiapkan pelapis seperti Slamet Riyadi, Syafrudin,Mauly Lessy, atau Ambrizal untuk memperkuat benteng pertahanan SFC. (sindo)
Piala Indonesia 2135930584639231774

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive