Loading...

Hinca Selidiki Persijap v Persikabo

JAKARTA - Tidak ada izin pertandingan ulangan PSIS Semarang kontra Persijap Jepara di wilayah Jawa Tengah (Jateng). Pun demikian dengan laga Persis Solo lawan Gresik United (GU).

Begitulah sikap Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo. Keputusan itu dikeluarkan karena Kapolda Jateng menilai bahwa pihak kepolisian tidak melakukan intervensi terhadap kedua pertandingan tersebut.

Seperti diketahui, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan bahwa partai PSIS kontra Persijap dan laga Persis dengan GU tidak sah. Komdis menganggap bahwa ada intervesi atau intimidasi dari pihak luar.

Komdis lantas memutuskan pertandingan PSIS lawan Persijap (15/2) dan laga Persis dengan GU (12/2) diulang. Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) lalu memutuskan bahwa duel PSIS dengan Persijap digelar antara 9 atau 10 Maret. Sedang bentrok Persis dengan GU dihelat antara 1 atau 2 April.

"Kami tidak mengizinkan pertandingan ulangan itu digelar di Jawa Tengah," kata Kapolda Jateng saat menyaksikan pertandingan Persijap lawan Persikabo Bogor di babak 16 besar Copa Indonesia IV di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Rabu (25/2) lalu.

Selain itu, Kapolda Jateng juga menegaskan kembali bahwa selama masa kampaye pemilihan umum (Pemilu) nanti, pertandingan di Jateng juga tidak diizinkan. Polda Jateng disebutnya akan lebih fokus ke pengamanan Pemilu 2009.

Keputusan itu jelas menjadi tamparan bagi PSSI. Sebab, kompetisi terancam mandek. Itu lantaran jumlah tim Jateng tidak sedikit.

Di kancah Djarum Indonesia Super League (DISL), Jateng memiliki dua wakil. PSIS dan Persijap. Sedang di Divisi Utama terdapat empat tim Jateng. Sebut saja seperti Persis, Persiku Kudus, PSIR Rembang, dan Persibat Batang.

"Kami akan melakukan pembicaraan ulang terkait masalah ini. Kami paham bahwa maksud Kapolda Jateng cukup baik. Tapi, kami akan mencari jalan tengah untuk masalah ini," ujar Nugraha Besoes, sekretaris jenderal (Sekjen) PSSI.

Dia menyebut bahwa PSSI sangat respek dengan sikap Kapolda Jateng. Itu disebabkan Kapolda Jateng memiliki niat untuk menciptakan keamanan di sepak bola.

Namun, Nugraha menuturkan bahwa PSSI juga menaruh harapan besar bahwa aparat keamanan tetap memberikan izin pertandingan.

"PSSI malu dengan insiden yang terjadi di Solo lalu. Kami dan seluruh insan sepak bola harus mengambil hikmah dari kejadian itu," ujar Nugraha.

Sementara itu, komdis berencana menyelidiki pertandingan Persijap kontra Persikabo. Sebab, dari kabar yang berkembang, dalam laga itu juga diisi dengan pemberian arahan oleh Kapolda Jateng sebelum pertandingan.

"Kami akan segera sidangkan apakah ada unsur intervensi atau tidak," sebut Hinca Pandjaitan, ketua Komdis PSSI. (fim/jpnn/diq)
Super Liga 4629756713142678643

Posting Komentar

  1. Bok cah .. selidiki terus.. ancen komdis gak duwe kerjaan.. kon neng jeporo wae .. lah ngamplas2 ..
    kebangeten...

    BalasHapus
  2. Hinca kui wis kadung isin, wis kadung kisinan.. jadine nyari2 masalah terus..

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email