Loading...

Bang Djun Bakal Ganti Strategi

JEPARA- Pelatih Persijap Junaidi menyebut anak-anak asuhannya tidak bermain dalam kondisi normal tatkala menahan imbang tuan rumah PSM Makassar 0-0, Minggu (1/2). Ketika itu timnya rapat dalam bertahan sehingga sulit keluar menyerang.

Menjelang laga melawan Deltras Sidoarjo dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (ISL), Sabtu (7/2), pelatih asal Banjarmasin itu menyatakan bakal menyiapkan strategi baru dalam latihan empat hari ke depan.

’’Saya akan membangun strategi yang berbeda dari laga sebelumnya,’’ kata dia setibanya Evaldo dkk di Jepara, kemarin.

Junaidi langsung meliburkan latihan. Anak-anak asuhannya baru akan berlatih pagi dan sore ini di Stadion Gelora Bumi Kartini. Evaldo cs akan berlatih dua hari di Kota Ukir. Pada Rabu malam, mereka bertolak ke Sidoarjo untuk mempersiapkan laga.

Menurut Junaidi, muncul celah lebar di lini tengah dalam laga melawan PSM. Meski lima gelandang sekaligus dipasang, konsentrasi mereka terpusat ke sektor pertahanan.

Situasi itu menyebabkan terputusnya suplai bola dari belakang ke depan. ’’Lini kedua kami tak banyak menopang serangan, sehingga alur serangan kurang mengalir,’’ ungkap Junaidi.

Konsentrasi yang luar biasa di sektor pertahanan menyisakan kisah pendek yang dialami Phaitoon Thiabma. Karena kerap berjibaku dengan penyerang lawan, kaus kaki pemain asal Thailand itu robek.

Junaidi berharap dalam laga berikutnya Laskar Kalinyamat bisa mengembangkan permainan. Di sisi lain, kondisi dua pemain pilarnya, Arnaldo Villalba dan Aji Nurpijal, terus dipantau.

Waspada

Arnaldo dan Aji absen dalam partai kontra PSM karena cedera. Keduanya belum bisa dipastikan bisa diturunkan menghadapi Deltras. ’’Saya belum melihat Arnaldo dan Aji karena baru datang. Dalam latihan dua hari nanti kami akan melihat perkembangannya,’’ ujarnya.

Pada pertemuan pertama dengan Deltras di Gelora Bumi Kartini, Arnaldo dan Aji mencetak gol kemenangan Persijap 2-1. Tim tamu memperkecil kekalahan melalui gol Carlos Bergottini.

Meski calon lawan berposisi juru kunci di klasemen sementara, Junaidi tetap bersikap waspada. Hasil imbang tanpa gol saat The Lobster menjamu Persita Tangerang, Minggu, bukan ukuran bahwa mereka lemah.

’’Justru dalam kondisi seperti itu, Deltras memiliki semangat lebih di pertandingan berikutnya. Laga pertama putaran kedua sering menimbulkan ketegangan, tapi tim tentu berbenah,’’ lanjutnya.

Catatan pertandingan di Sidoarjo tak memihak Persijap. Pada pertemuan terakhir di Liga Indonesia 2007, Laskar Kalinyamat menelan kekalahan 2-4.

Oleh karena itu, Junaidi mempersiapkan penampilan pada laga nanti sebaik mungkin. Manajer Edy Sujatmiko turut memberikan semangat kepada Evaldo dkk. ’’Anak-anak tetap tak boleh merasa cukup setelah hasil baik di dua pertandingan sebelumnya. Mereka harus tetap memulai dari awal dengan semangat baru,’’ kata Edy. (H15,kar-78)
Super Liga 7954929372180714797

Posting Komentar

  1. Setuju Bang Jun. Strategi Persijap harus dinamis & sering berubah sesuai kondisi lawan. Biar permainan Persijap tidak bisa dibaca lawan karena Putaran II banyak disiarkan langsung Antv, dimana lawan pasti sering melihat permainan Persijap. Yang penting dalam setiap strateginy Persijap punya Visi untuk selalu menang. Bravo Persijap

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email