Loading...

Kompetisi Diundur, Tim Libur Lagi

JEPARA - Latihan Persijap Jepara, kemarin, kembali diliburkan setelah ada kepastian pengunduran jadwal kompetisi putaran kedua Liga Super Indonesia.
Sebelumnya, pemain telah mendapatkan libur Natal. Dengan penundaan kompetisi, libur langsung disambung. Wakil sekretaris tim, Nur Jamil, menyatakan, tim baru akan berlatih kembali pada 2 Januari mendatang.
’’Saat ini para pemain sudah kembali ke daerah asalnya untuk berlibur. Pengunduran jadwal itu memang mengubah seluruh agenda latihan,’’ kata Nur Jamil, kemarin.

Dalam latihan itu, tim untuk sementara akan fokus pada persiapan babak 24 besar Copa Indonesia melawan Persikab Kabupaten Bandung. Menurut rencana, pertandingan leg pertama melawan Persikab akan digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini pada 16 Januari. Leg kedua di Bandung 20 Januari.
’’Jadwal babak 24 besar Copa sejauh ini tidak berubah,’’ jelas Jamil.

Sesuai jadwal putaran kedua, semula Persijap akan dijamu PSM Makassar pada 4 Januari. Namun laga itu dipastikan mundur. Jadwal baru akan diumumkan 9 Januari. Perubahan jadwal itu dirasakan pemain amat memengaruhi persiapan tim.

Gelandang bertahan Persijap Donny Fernando Siregar menyatakan, dalam latihan yang dijalaninya bersama tim sudah lebih banyak mengarah pada strategi menghadapi PSM. ’’Kami sudah berlatih tentang pola yang akan kami pakai, tapi kini mentah lagi karena pertandingan ditunda lama,’’ kata wakil kapten tim itu. Hal itu masih ditambah libur latihan sepekan yang menuntut pemulihan fisik.

Jaga Kondisi
Pelatih Persijap, Junaidi, meminta kepada anak-anak asuhannya untuk menjaga kondisi fisik selama libur latihan. Sebab, pada saat latihan pertama 2 Januari, pihaknya tidak akan memulai lagi dari nol. ’’Latihan akan langsung pada tataran lebih tinggi, sehingga pemain yang tidak menjaga kondisi selama liburan akan terpantau,’’ terangnya.

Manajer Persijap Edy Sujatmiko berharap pemunduran jadwal tidak sampai melewati Juni, agar tidak berpengaruh pada batas akhir masa kontrak pemain dan pelatih. Sebab pemunduran jadwal berisiko terhadap membengkaknya biaya operasional tim.

Edy mengungkapkan, beberapa beban biaya pada putaran kedua, di antaranya harus membayar gaji tujuh bulan kepada semua pemain dengan total dana yang dibutuhkan Rp 2,45 miliar. Selain itu, biaya makan Rp 350 juta, transportasi Rp 900 juta, kesehatan, suplemen, dan asupan gizi sekitar Rp 350 juta, bonus Rp 400 juta, perlengkapan Rp 110 juta. Total kebutuhan pada putaran kedua masih lebih dari Rp 4,5 miliar. (H15-40)
Super Liga 4616874111054519156

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email