Loading...

Hujan jadi kendala latihan

JEPARA - Pelatih Persijap (Jepara), Djunaidi berharap, timnya bisa segera memakai Stadion GBK kembali, pascaperbaikan. Pasalnya lapangan stadion Kamal Djunaidi mulai mengalami masalah saat dipaksakan dipakai dalam cuaca hujan.

Akibatnya menu latihan yang diberikan pada Evaldo Silva dkk tidak bisa sepenuhnya dipraktekan dengan baik. Menurutnya, hujan yang mulai sering terjadi di Jepara, juga menjadi kendala tersendiri bagi persiapan timnya.

’’Bukan berarti kami manja dan keenakan berlatih di GBK yang rumputnya bagus. Tapi pada kenyataanya, lapangan di Kamal Djunaidi sudah tidak mendukung program latihan yang saya berikan.’’

’’Misalnya saja pada saat melakukan praktik bermain dengan skema 4-4-2, bola tidak bisa bergulir dengan lancar. Dampaknya anak-anak juga tidak bisa menelaah materi latihan secara penuh,’’ ujarnya, Kamis (25/12).

Karena waktu yang sudah mepet menjelang pertandingan maka pihaknya berharap bisa segera memakai Stadion GBK untuk berlatih para pemain. Dengan demikian para pemain bisa segera mendapatkan gambaran tentang taktik dan strategi bermain secara benar.

Hujan yang turun dengan intensitas tinggi, menurut Djunaidi, juga harus disiasati dengan berbagai variasi latihan. Jika memang hujan sangat deras dan tidak memungkinkan, Djunaidi menyatakan, tidak akan memaksa para pemainnya berlatih di lapangan.

Beberapa kali dirinya terpaksa mengajak Evaldo dkk berlatih di dalam ruangan. Sehari sebelum Natal, Evaldo dkk bahkan diajak bermain futsal di salah satu lapangan indoor yang ada.

’’Saya juga harus hati-hati saat hujan deras terjadi pada jam latihan. Kalau saya paksa berlatih di lapangan, bisa jadi ada pemain yang tidak kuat menahan cuaca. Kalau sampai jatuh sakit yang rugi tim sendiri,’’ tambah Djunaidi.

Para pemain Persijap, Kamis (25/12) diliburkan berkenaan dengan peringatan hari Natal. Bagi para pemain yang merayakannya, manajemen dan pelatih hanya memberi waktu dua hari saja mulai Rabu (24/12) lalu. Jumat (26/12) ini, Evaldo dkk bahkan sudah harus berlatih keras lagi.

Hal yang sama juga akan terjadi pada saat mereka akan menikmati detik-detik pergantian tahun. Para pemain pada tanggal 1 Januari 2009 dipastikan tetap menjalani latihan.

’’Kami tidak mau mengambil risiko. Tanggal 1 Januari 2009, meskipun masih dalam suasana tahun baru, anak-anak kami putuskan tetap berlatih,’’ tandas Djunaidi. dis-did
Super Liga 3026382038646588579

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email