Loading...

Gendut Doni Training Camp

MASA libur 10 hari yang diberikan manajemen ke pemain Persijap dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga.
Kesempatan libur itu bagi striker Gendut Doni Cristiawan sangat bermakna. Dia memiliki waktu lebih melihat dari dekat sekolah sepak bola (SSB) yang sedang dirintisnya.

“Ada waktu libur lumayan panjang, saya manfaatkan untuk berkumpul bersama anak-anak SSB,“ ujarnya, Jumat (13/5).

Pengoleksi empat gol bersama Laskar Kalinyamat ini merintis Gendut Doni Training Camp (GDTC) yang ber-home base di Lapangan Damatex, Salatiga. Di GDTC, mantan punggawa Timnas itu dibantu saudara serta rekan-rekannya untuk membina bibit muda bertalenta di Salatiga dan sekitarnya.

Gendut membagi dua kelompok usia di GDTC. Untuk akademi memfokuskan pembinaan pemain U-16 yang dilatih Devtendy Yunianto,Khamid Mulyono, Sugito, Rony Arifin dan Suryono. Di SSB untuk kelompok U-10, kepelatihan diserahkan Nugroho Adiyanto, Trimur Vedayanto, Andreas, Soewoto dan Arif Efendi. Dari deretan nama itu, nama Devtendy, Nugroho Adiyanto dan Trimur sudah tak asing bagi telinga pecinta bola nasional. Ketiganya juga pernah merumput bersama di PSIS Semarang.

“Ini saya rintis bersama saudara dan rekanan sejak tahun lalu. Sekaligus sebagai bekal jika saya nanti pensiun,“ tegasnya.

Menularkan Ilmu
Dia sendiri tidak tahu kapan masa pensiun menggeluti sepak bola. Yang jelas, kecintaannya di dunia mengolah si kulit bundar dia aplikasikan di dalam GDTC.
Ilmunya selama menjadi pemain Timnas dan berbagai tim besar di Indonesia, akan ditularkannya saat harus menjadi tutor bagi anak-anak berusia dini.

“Salatiga banyak bakat alam yang mumpuni. Cita-cita saya, ingin menyatukan bakat-bakat itu di training camp ini. Semua kemampuan dan pengalaman sekaligus trik bermain bola saya sampaikan ke anak-anak,“ kata pemain yang mengawali kariernya di SSB Manunggal Pratama Damatex dan Diklat Salatiga.

Di tahun 2011, Gendut bersama rekan-rekannya yang berada dalam manajemen GDTC tengah membangun mes pemain yang berlokasi jalan Argopuro nomor 3 RT 1 RW 2 Ngaglik Ledok, Argomulyo, Salatiga. “Mes ini nantinya untuk pemain yang masuk akademi. Rencana pembukaannya bulan depan.“

Pekan kemarin, pasukan GDTC menjajal kemampuan Tim Pra-PON Jateng di Stadion Citarum, Semarang. Di laga itu, timnya kalah telak dari tim asuhan Firmandoyo tersebut.
“Kalah kelas dari Pra-PON. Tapi, itu pelajaran berharga bagi anakanak,“ tandasnya. (Budi Cahyono-81/SM)
Skuad 2024041299929252165

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive