Loading...

Siap Kirim Wakil ke LPI

Kota Jepara siap mengirimkan wakilnya ke LPI. Tim untuk LPI sudah dibentuk oleh Persijap Jepara. Meski begitu Persijap sendiri tetap masih mengikuti kompetisi PSSI nantinya.

Tentang adanya wakil dari kota Jepara, pihak LPI melalui juru bicaranya Abi Hasantoso beberapa waktu lalu juga mengatakan bahwa Persijap sudah menghubungi LPI untuk berpartisipasi di kompetisi yang digagas Arifin Panigoro itu.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh manajer teknik Persijap Jepara, A. Yuli Susanto, ketika dihubungi detiksport, Senin (7/2/2011) siang WIB.

"Tim sudah ada. Pemain-pemainnya kami menyiapkan tim U-21. Kami berencana ikut LPI untuk pembinaan," ujar Yuli di ujung sambungan telepon.

Yuli mengatakan bahwa rencana soal wakil dari Kota Ukir ambil bagian di LPI sudah ada sejak lama. Rencana tersebut merupakan bentuk dari kekecewaan terhadap PSSI.

"Rencana membentuk tim LPI yang meminta ketua umum Persijap (Ahmad Marzuki--red). Kalau kepengurusan PSSI masih seperti sekarang ini, ya ada kemungkinan kami mencari pandangan lain. Kapan ada prestasi bila dengan pengurusan seperti ini?" jelas dia.

Meski akan ambil bagian dalam kompetisi LPI, namun Persijap tetap ikut kompetisi PSSI. Jadi nantinya akan ada dua tim di kota di ujung utara propinsi Jawa Tengah tersebut.

"Nantinya akan ada dua tim di Jepara. Tim LPI ini lepas dari Persijap. Untuk nama ada sejumlah nama yang disiapkan seperti Neo Persijap, New Persijap, Laskar Kalinyamat, atau Persijap 1954," jelas dia.

Untuk di LPI, Yuli menambahkan tim berencana menggunakan Stadion Gelora Bumi Kartini sebagai tempat menjamu lawan-lawannya dan Stadion Kamal Djunaidi sebagai lokasi latihan.

Gelora Bumi Kartini sendiri merupakan markas dari tim Persijap Jepara. Untuk belajar soal bagaimana "berbagi kandang", pihak Persijap sudah melakukan studi banding ke Solo dan Semarang. Di dua kota ini, terdapat dua tim yang ambil bagian baik di kompetisi PSSI (Divisi Utama) dan LPI yakni Solo FC-Persis Solo dan Semarang United-PSIS Semarang.

Selain itu dari studi banding ini Persijap mencari informasi soal pengelolaan, program-program, proposal, dan sebagainya untuk diadopsi. Studi banding ke Solo sudah dilakukan pada Minggu (6/2/2011). Ikut dalam rombongan ke "Kota Bengawan" adalah Yuli sendiri, manajer operasional Ahmad Junaidi dan ketua panpel H. Sutejo.

"Studi banding ini dilakukan karena kami butuh kerangka acuan untuk ikut LPI. Bagaimana struktur manajemen, bagaimana administrasi yang harus diikuti, pengelolaan," terang Yuli.

Studi banding ini dilakukan mendadak. Sebab, Yuli mengatakan, sebelumnya pihak Persijap sudah menghubungi LPI namun belum mendapatkan balasan.

"Mungkin LPI masih sibuk, mereka belum memberikan blangko form administrasi kepada kami, jadi kami siap-siap dulu saja."

Tugas yang masih harus dilakukan adalah membentuk kepengurusan. Soal nama siapa yang akan mengisi sudah ada, namun Yuli mengatakan belum bisa diekspos saat ini.

Yuli berharap bahwa setelah memenuhi pesyaratan yang diminta dan sudah verifikasi dari LPI, wakil Jepara sudah bisa langsung tampil di LPI. "Kalau bisa tahun ini," tuntas dia. ( nar / krs / detiksport )
Liga Primer 3968051933325604357

Posting Komentar

  1. GRATIA VOLENTE8 Februari 2011 16.06

    NEW JEPARA UNITED FC

    BalasHapus
  2. D jepara dulu ada kerajaan besar yang namanya kerajaan kalingga dengan ratu shima sebagai rajanya yang sangat terkenal dan tersohor di bumi nusantara,
    bagaimana Tim nya d beri nama Kalingga FC..Laskar Shima Julukanya..trimakasih

    BalasHapus
  3. kl aq yg penting ada Jeparanya misale Jepara FC, Real Jepara, Jepara United. pokoknya harus ada jeparanya lah kl saranku

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email