Loading...

Gol Pertama Buyarkan Mental

Persijap (Jepara) gagal mencuri poin dari Persema (Malang) dalam pertandingan lanjutan Kompetisi ISL. Dalam pertandingan di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (13/10) kemarin, Persijap kalah 0-2 dari tuan rumah. Bukan hanya itu, Persijap bahkan gagal menunjukan kemajuan dalam permainannya. Sepanjang 2 x 45 menit, Evaldo dkk bisa dikatakan sangat minim dalam melakukan serangan pada lawan. Meski sempat bermain disiplin di babak pertama, mereka gagal mempertahankan pertahanan mereka.

Diawali dengan blunder yang dilakukan oleh kiper Danang Wihatmoko yang dimainkan setelah M Yasir cedera enkel, Persema unggul melalui terjangan keras, Moun Mamoun pada menit ke-53. Gol ini hanya diawali sebuah heading Teguh Angga, yang tidak bisa dikuasai oleh Danang. Bola yang mental setelah membentur kakinya, diterjang oleh Mamaun yang datang dengan cepat.

Persema menggandakan kedudukan melalui Seme Peatrick pada menit ke-60. Ia menyudahi sundulan Abanda Herman, sesaat setelah tendangan pojok dilakukan. Gol ini sempat diprotes para pemain Persijap, yang menilai Seme dalam posisi off-side sebelum mencetak gol.

Pada babak pertama, sebenarnya para pemain Persijap terlihat mampu mengendalikan permainan Persema. Mereka dengan rapi mampu mematahkan serangan demi serangan yang dibangun Persema melalui Bima Sakti, Irfan Bacdhim dan Roby Gaspar.

Lini tengah Persijap pada babak ini masih mampu mengimbangi permainan mereka, meski harus diakui, serangan mereka tidak pernah mampu menjamah daerah penalti Persema. Gol Mamoun menjadi titik balik bagi permainan Persijap. Konsentrasi mereka untuk bermain safe langsung buyar.

Gol kedua Persema, semakin memperlihatkan betapa fokus bermain dan mental mereka mengalami masalah. Koordinasi bermain Evaldo dkk menjadi goyah, sehingga kesalahan sering kali terjadi. Sebaliknya, melalui M Kamri dan Teguh Angga, Persema merajalela dalam menekan pertahanan Persijap.

Ubah Skema
Upaya Anjar JW untuk merubah situasi dilakukan dengan merubah skema bermain menjadi 3-4-3. Noorhadi dimasukkan, menyusul Youn Soon Minn. Namun usaha ini tidak berhasil, lantaran waktu yang sudah habis. Youn yang masuk menggantikan Javier Perez, sempat memberikan umpan cemerlang di menit akhir. Namun sayangnya Gendut Doni gagal meneruskannya menjadi gol.

Dari seluruh pertandingan, momen itulah yang menjadi serangan paling berbahaya dari Persijap. Selebihnya, serangan Persijap hanya mentok di depan area 16 meter. Caretaker Pelatih Persijap, Anjar JW menyatakan, gol pertama Persema memukul mental bermain para pemainnya.

Kesalahan Danang memang cukup fatal. Namun demikian, pihaknya juga tidak bisa menimpakan kekalahan ini pada Danang seorang diri. Kekalahan ini tetap menjadi kekalahan Persijap secara tim. Kesalahan pada seorang pemain, menurutnya, adalah sebuah hal yang wajar. Dalam hal ini, situasinya menjadi sedikit berbeda, karena pada akhirnya berdampak besar bagi pertandingan itu sendiri.

”Mungkin Danang masih belum sepenuhnya menguasai suasana pertandingan. Karena pertandingan ini merupakan pertandingan pertamanya pada musim ini. Tapi sudahlah, inilah pertandingan. Kami harus menerimanya,” ujar Anjar JW, dari Malang. Di luar itu, Anjar juga mengakui, di babak kedua timnya mengalami kemerosotan fisik. Dimulai dari beberapa pemain hingga akhirnya merembet ke pemain yang lain. (dis-did.wawasandigital)
Super Liga 897015660415250933

Posting Komentar

  1. pak anjar tolong benahi persijap dg mendatangkan pelatih baru yg mempunyai pengalaman yg banyak supaya persijap menjadi jos gandos dan TOP MARKOTObbb

    BalasHapus
  2. Poseng ngrasa'ake Persijap.. tahun iki malah jeblok. management salah merekrut pemain & pelatih. kasihan jawa tengah klo musim depan Persijap degradasi ga ada wakil dari jateng. Segera cari solusi agar Persijap dapat bangkit, bergairah melawan tim ISL lainnya.

    BalasHapus
  3. tolong pak anjar cari pelatih yg bener2 baek agar bisa memperbaiki kesalahan2 pemaen,jgn cari yg murah,tapi cari yg bagus dan ber pengalaman......berjuang lah persijap ku tercinta......

    BalasHapus
  4. Kalahe rak usah di rembuk neh...
    Mending nyiapke mental kanggo nglawan arema..
    Seng pnting maiene apik, ono krjasamane jo ngandalke skil tok..
    Hasil menang yg kt harapkan, tp yg plg pnting adlh krjasama tim...
    Moga menang lawan arema ato plg g' 1 poin aj ud ckup...
    Mator suwon..

    BalasHapus
  5. betul kata maz yamato..
    fokus lawan arema perbaiki kerja sama.....

    BalasHapus
  6. kesalahan persijap ada pada guti sama peres xavi. beli kucing dalam karung. ingat pak manajemen ini uang rakyat klu persijap maine jelek pasti akan di tinggal oleh seporter jepara

    BalasHapus
  7. tetap semangat kawan... tetap dukung PERSIJAP kita :)

    BalasHapus
  8. sanoesi maemunah15 Oktober 2010 05.43

    maju tak gentar....membela persijap....TETAP SEMANGAT!!!!!

    BalasHapus
  9. PEMAEN SING ELEK PIYE BISANE APIK.... KERJASAMANE ANTAR PEMANEN SING BENER DI TONTON WONG AKEH KOK MAENE ELEKE POOOLLLLL.....

    BalasHapus

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email