Loading...

Persijap Berpesta di Kediri

KEDIRI - Tim Persijap Jepara memenangi duel dramatis dengan unggul 3-2 saat menghadapi tuan rumah Persik Kediri dalam laga Djarum Indonesia Super League (ISL) di Stadion Brawijaya, tadi malam. Trio penyerang tim Kota Ukir, yakni Eki Nurhakim, Johan Juansyah, dan Pablo Frances tampil menyengat dengan mencetak masing-masing satu gol.

Itu menjadi kemenangan pertama Laskar Kalinyamat di kandang lawan musim ini, sekaligus menaikkan posisi tim empat tingkat, dari posisi 11 ke peringkat delapan klasemen sementara. ‘’Pertandingan yang melelahkan, tapi berakhir amat menyenangkan,’’ kata Eki Nurhakim, striker Persijap yang mencetak gol pertama di laga itu.

Eki menjadi ‘’permata’’ akhir-akhir ini dengan mencetak enam gol hanya dalam lima pertandingan terakhir. Golnya tadi malam menjadi pemicu semangat rekan-rekannya karena menyamakan kedudukan setelah tim tuan rumah unggul lebih dulu lewat tendangan gelandang asal Korsel Han Jiu menit keenam.

Eki mencetak gol menit ke-50 dengan menanduk bola umpan dari Donny Siregar. Gol itu seperti tinggal menunggu waktu saja karena pada menit ke-30 ia juga melakukan hal serupa namun masih berhasil diblok kiper Persik Herman Batak.

Kartu Truf
Tampil di atas stadion yang banyak kubangan air, Persijap banyak tertekan di babak pertama. Kendati begitu, beberapa serangan balik Evaldo dan kawan-kawan berulang kali membahayakan pertahanan Persik.

Ketika kedudukan imbang 1-1, pelatih Persijap Junaidi memainkan dua pemain yang menjadi kartu trufnya. Pada menit ke-51, ia memasukkan gelandang serang Johan Juansyah dengan menarik keluar Bona Simanjuntak. Pada saat bersamaan juga mengganti Danan Puspito dengan Isdiantono di sayap kiri. Strategi itu membuat permainan anak-anak Jepara kian terbuka dalam menyerang.

Persik yang kini ada di garis degradasi dan membutuhkan kemenangan, juga bermain sangat ofensif. Dalam sembilan menit, sejak menit 50 hingga menit 59 lahir tiga gol.

Setelah gol Eki, Persik kembali unggul lewat gol Yongki Aribowo yang berhasil meneruskan umpan Mekan Nasyrov menit ke-56. Yongki melompat dan menanduk bola ke arah gawang dengan cara memotong pergerakan kiper Persijap Danang Wihatmoko. Namun, keunggulan tim tuan rumah itu hanya berlangsung tiga menit. Pemain pengganti Johan Juansyah kembali menyamakan kedudukan lewat sundulannya memanfaatkan umpan Isdiantono.

Gol itu lahir setelah anak-anak Jepara tak henti membombardir pertahanan Persik yang mulai kalang kabut. Bermain di lapangan basah, Pablo Frances yang lebih bertenaga bergeser posisi menjadi gelandang serang. Sedangkan di depan, duet Eki dan Johan sangat efektif. Itu juga tak lepas dari banyaknya pasokan umpan silang dari Nurul Huda dan Isdiantono.

Pablo yang tampil gemilang di pertandingan itu menutup skor kemenangan menjadi 3-2 pada menit ke-76. Ia mengecoh bek Persik OK Jhon hingga jatuh, lalu melepaskan tembakan dan memperdayai kiper Herman Batak. Waktu tersisa masih 14 menit dan kedua tim terlibat jual beli serangan.

Danang Wihatmoko tampil menawan mengamankan gawangnya di waktu sisa dengan berkali-kali sukses mematahkan serangan. ‘’Ini kemenangan penting. Semua pemain bekerja keras. Saya harus beri apresiasi pada anak-anak,’’ kata pelatih Junaidi, usai laga.

Dengan hasil itu Persijap membalas Persik dengan lebih keras karena saat bermain di Jepara putaran pertama kedua tim bermain imbang 1-1. (H15-54)

Super Liga 329778890165357895

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email