Loading...

Penambahan Pemain Terkendala Dana

JEPARA Persijap Jepara belum memutuskan apakah akan menambah atau cukup mempertahankan pemain yang ada untuk kepentingan kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) putaran kedua.

Belum ada rapat internal membahas soal itu. Namun sebelum duel terakhir putaran pertama melawan Persija Jakarta, 30 Januari mendatang, idealnya persoalan itu dibahas. Dilema menambah personel terletak pada faktor keterbatasan keuangan. Hal itu diakui oleh wakil sekretaris tim Nurjamil, kemarin.

”Menambah pemain, mempertahankan yang sudah ada, atau mencoret pemain, belum diputuskan. Tetapi kami bisa mengatakan ada kendala keuangan untuk kebijakan penambahan pemain berkualitas,” kata Nurjamil.

Selama ini beredar kabar lini depan Persijap butuh striker tajam. Hal itu pernah dilontarkan pelatih Junaidi setelah timnya sulit mencetak kemenangan di kandang lawan, termasuk labilitas bermain di kandang.

Striker dimaksud Junaidi adalah yang memiliki karakter target gol. Karakter demikian belum menempel pada Pablo Frances, Johan Juansyah, Noorhadi, dan Eki Nurhakim. Mereka adalah striker bertipikal pekerja keras yang sama-sama memulai serangan dari lini tengah. Target striker kuat di depan belum ada.

Tetapi Junaidi menggarisbawahi, keputusan itu ada di manajemen tim, karena kondisi keuangan yang tahu persis manajemen. Hal serupa dikatakan gelandang Donny Siregar. ”Kuota pemain Asia non-Indonesia baru diambil satu oleh Persijap, hanya Phaitoon Thiabma. Jika ada striker misalnya dari Australia atau Timur Tengah itu lebih bagus. Tetapi ini menyangkut kebijakan finansial klub,” katanya.

Nurjamil mengatakan, sesuai surat edaran dari PT Liga Indonesia yang diterima Persijap dua hari lalu, penambahan pemain untuk setiap klub dibuka 1-28 Februari. Dengan satu catatan, satu klub maksimal memiliki 30 pemain. Jadi jika ada klub yang kini punya 30 pemain, maka kalau ingin menambah harus mencoret pemain lama. Persijap pada awal musim hanya diperkuat 23 pemain.

Pertandingan putaran kedua akan digelar mulai 9 Februari. ”Jadi untuk Persijap, hanya ada waktu sembilan hari jeda kompetisi,” ujar Nurjamil. Ini berbeda dengan musim lalu, di mana masa jeda lebih dari sebulan.
Kendati begitu belum ada jadwal resmi dari PT LI untuk semua pertandingan putaran kedua.

Manajemen setiap klub peserta ISL diundang untuk mengikuti manager meeting di Jakarta 2 Februari mendatang. Pada saat itu akan dibahas evaluasi pelaksanaan kompetisi putaran pertama.
”Kemungkinan pada kegiatan itu akan ada informasi lebih lengkap soal jadwal kompetisi putaran kedua,” imbuhnya.

Sementara itu asisten pelatih Anjar Jambore Widodo mengatakan, terkait laga terakhir putaran pertama melawan tuan rumah Persija, timnya bakal kehilangan winger Isdiantono karena akumulasi kartu kuning. Posisinya di sektor kiri kemungkinan akan diisi Danan Puspito yang musim lalu berkostum Macan Kemayoran. (H15-40)
Super Liga 5470498920352552182

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive