Loading...

Fisik dan Striker Jelek

JEPARA - Pelatih Persijap (Jepara), Djunaidi, menilai, para pemainnya baru bisa mencapai kondisi 70 persen dari yang diharapkannya. Namun setidaknya ia menilai tetap ada beberapa perubahan positif pada persiapan yang telah dilakukan oleh timnya. Hal ini disampaikannya, usai melihat anak-anak asuhannya beruji coba menghadapi Kenari Star Purwogondo, Jepara, Kamis (10/9) malam di Stadion GBK Jepara. Dari sisi teknis dan permainan tim, Evaldo dkk dinilai hanya mampu bermain benar pada 20 menit babak pertama.

Perpindahan bola, koordinasi antarpemain masih perlu mendapatkan polesan lebih lanjut. Demikian halnya pada masalah fisik. Meski sudah mendapatkan materi latihan secara ketat, para pemain Persijap masih membutuhkan peningkatan fisik lagi.

’’Anak-anak sudah bisa bermain lumayan pada 20 menit pertama. Selebihnya mereka tidak menunjukkan permainan konsisten seperti yang diharapkan. Mereka belum mampu bermain maksimal dalam 2 X 45 menit. Masih banyak yang perlu dibenahi,’’ ujarnya.

Di sektor gelandang, Djunaidi menilai, para pemainnya masih kurang padu dalam bermain. Terutama pada saat kehilangan bola, koordinasi para pemain gelandang masih belum bisa melakukan penyesuaian dengan cepat untuk segera menutup serangan lawan. Sedangkan di sektor penyerang, Djunaidi justru menilai, hal itu sebagai lini yang paling lemah.

Secara terbuka dirinya menyatakan sebenarnya masih membutuhkan pemain tambahan yang berkualitas. Di sektor gelandang paling tidak harus ada pemain yang benar-benar bisa berfungsi sebagai pengatur serangan. Keberadaan Sergio Junior di sektor ini, menurutnya, masih belum optimal.

Demikian juga pada sektor depan. Djunaidi juga berharap bisa mendapatkan striker yang benar-benar memadai.

’’Kalau boleh, saya tentu berharap bisa mendapatkan tambahan pemain. Seperti Phaytoon misalnya, ia bisa bermain sebagai stopper dan gelandang sama bagusnya. Jadi saya bisa memainkan sesuai kebutuhan. Hal yang sama juga untuk striker, dari yang sudah ada, saya kira tetap masih butuh yang lebih bagus. Tapi sekali lagi semuanya juga tergantung pengurus,’’ tegasnya.

Tentang striker pelamar asal Papua, Cornelis Kaimu, Djunaidi menyatakan, sejauh ini masih biasa saja. Pemain ini, menurutnya, tidak terlalu istimewa. Namun demikian, pihaknya menyerahkan semuanya pada manajemen tim. Jika pemain ini akan direkrut, maka dirinya tetap siap untuk memolesnya.

Pertandingan uji coba Kamis (10/9) malam dimenangkan Persijap dengan skor 3-0. Striker mungil Persijap, Noorhadi memborong dua gol pada babak pertama. Satu gol lainnya diciptakan oleh Cornelis Kaimu pada babak kedua.

Sekitar 7 ribu pendukung Persijap hadir langsung di Stadion GBK pada partai uji coba perdana tersebut. Persijap sendiri masih berencana menggelar beberapa kali pertandingan uji coba. (dis-did,wawasan)
Persijap 6829481369692367344

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive

Follow by Email