Loading...

Nama Calon Manajer Mengemuka


JEPARA - Setelah sebulan terakhir sepi, bursa manajer tim Persijap 2009-2010 ramai diperbincangkan. Nama-nama baru muncul, baik dari kalangan birokrat maupun swasta.

Meski mereka belum menyatakan kesanggupannya, munculnya banyak nama itu dinilai positif. Bursa mengemuka pada pengukuhan kontingen Jepara untuk Porprov yang diselenggarakan di pendapa kabupaten, kemarin.

Pengurus Persijap Sutedjo S Sumarto mengajukan dua nama. Mereka adalah Yoso Suwarno yang kini menjabat kepala Bagian Keuangan Setda Jepara, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM Jepara Soegiharto.

Untuk Edy Sujatmiko, manajer musim 2007-2009 dinilai Sutedjo prestasinya bagus. Namun, belakangan Edy telah mengisyaratkan mundur. Kendati begitu, dalam forum yang tidak resmi pula, Ketua Umum Achmad Marzuqi masih mengincar nama Edy sebagai salah satu kandidat karena prestasinya.

Sutedjo menilai Edy berhasil dengan mengantarkan Persijap promosi ke Superliga dan mempertahakan klub ini di level serupa. Selain itu, juga mencatatkan prestasi membanggakan dalam Copa Dji Sam Soe dengan masuk empat besar. ‘’Jika Pak Edy merasa sudah cukup, dan ingin diganti, harus dihormati. Kan masih ada yang lain, yang belum pernah menjadi manajer,’’ tutur Soetedjo, yang pernah mengelola tim yunior maupun senior.

Ketua Umum Achmad Marzuqi berpandangan berbeda tentang kelanjutan kiprah Edy. ‘’Kalau sudah kelihatan bagus, diharapkan bisa lebih bagus lagi. Dia layak untuk melanjutkan sebagai manajer, termasuk nama-nama yang lain,’’ tuturnya.

Tugas Selesai

Edy mengatakan tidak mengundurkan diri sebagai manajer tim.
‘’Saya tak mundur. Masa jabatan saya sebagai manajer tinggal satu atau dua hari lagi. Setelah laporan pertanggungjawaban kami diterima pengurus, berarti tugas sudah selesai. Untuk manajer baru, terserah pengurus,’’ ujarnya.

Selain sudah merasa cukup, Edy yang menjabat kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Setda Jepara punya agenda menunaikan ibadah haji tahun ini, sehingga merasa berat jika tetap mengelola tim.

Yang lebih penting, lanjutnya, manajer tim hendaknya dipegang oleh sosok yang memegang jabatan penting dan mampu mengoordinasikan satuan kerja perangkat daerah. Dia pernah menyebut nama Sekda Ir Sholih MM untuk menjadi manajer.

Di luar nama itu, Mufrodi, salah satu pengusaha mebel dan minyak juga disebut-sebut menjadi kandidat. Namun pria asal Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan itu membantah. ‘’Tidak benar kabar itu. Saya tidak memiliki pengalaman di klub sepak bola,’’ katanya saat dikonfirmasi. (kar,H15-22)
Persijap 2396498412024402009

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Follow Us


History

Official Jersey

Archive